
FPEB UPI Dorong Gen Z untuk Mencintai Produk Dalam Negeri
Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia (FPEB UPI) melakukan berbagai inisiatif untuk mendorong generasi Z mencintai produk dalam negeri. Langkah ini dianggap sebagai bagian dari upaya nyata untuk membantu perekonomian Indonesia agar segera bangkit dan berkembang lebih pesat.
Kegiatan yang dilakukan oleh FPEB UPI bekerja sama dengan Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional serta mitra Kementerian Perdagangan Republik Indonesia adalah salah satu bentuk kerjasama dalam bidang pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan utamanya adalah untuk mengembangkan kompetensi sumber daya manusia serta memperkuat pengembangan produk dan jasa perdagangan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Sosialisasi Kecintaan Terhadap Produk Dalam Negeri
Sosialisasi yang diselenggarakan di Gedung Achmad Sanusi pada Selasa, 9 Desember 2025, diikuti oleh para mahasiswa UPI yang mayoritas merupakan anggota Gen Z. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya mendukung produk lokal dan bagaimana hal tersebut dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Dewi Rokhayati, selaku Direktorat Pemasaran Produk dalam Negeri Kemendag, menjelaskan tentang program Gaspol. Program ini merupakan himbauan bagi seluruh pegawai Kemendag untuk menggunakan produk lokal. Penerapan program ini dilakukan di lingkungan kementerian sebagai bentuk dukungan nyata terhadap brand lokal yang diciptakan oleh anak bangsa.
“Program ini bertujuan untuk memperkuat pertumbuhan perekonomian UMKM Indonesia, memperkenalkan brand lokal, serta menumbuhkan rasa bangga, bela, dan beli produk lokal. Program ini juga mendorong promosi dan pemasaran produk UMKM Indonesia melalui penggunaan produk lokal,” ujarnya.
Membangun Budaya Bangga terhadap Produk Lokal
Kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan tentang bagaimana menumbuhkan budaya bangga dan memakai produk lokal bagi Gen Z. Pembahasan ini disampaikan oleh Alga Indria, Direktur ITB Press, yang didampingi oleh moderator Mumuh Muhammad, SE., MA.
Pembahasan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs) yang terdiri dari beberapa indikator utama. Di antaranya adalah Indikator 4 yang berkaitan dengan pendidikan berkulitas, Indikator 16 tentang perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh, serta Indikator 17 yang berfokus pada penguatan sarana pelaksanaan dan merevitalisasi kemitraan global untuk pembangunan berkelanjutan.
Kontribusi untuk Perekonomian Nasional
Dengan adanya sosialisasi seperti ini, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya mendukung produk lokal. Hal ini tidak hanya bermanfaat bagi UMKM, tetapi juga membantu memperkuat perekonomian nasional secara keseluruhan.
Selain itu, acara ini juga menjadi wadah untuk membangun kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam upaya menciptakan ekosistem bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Dengan begitu, Gen Z tidak hanya menjadi konsumen yang aktif, tetapi juga agen perubahan yang mampu membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
Kesimpulan
Kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh FPEB UPI dan mitra-mitranya menunjukkan bahwa pendidikan dan kesadaran akan pentingnya produk lokal harus dimulai dari generasi muda. Dengan membangun budaya bangga terhadap produk lokal, diharapkan mampu menciptakan fondasi yang kuat untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.