Freeport: Dua Tambang Kembali Beroperasi Akhir Oktober 2025

admin.aiotrade 14 Nov 2025 3 menit 18x dilihat
Freeport: Dua Tambang Kembali Beroperasi Akhir Oktober 2025

PT Freeport Indonesia (PTFI) mengumumkan bahwa dua tambang perusahaan, yaitu Deep Mill Level Zone dan Big Gossan, telah kembali beroperasi. Kedua tambang tersebut tidak terkena dampak dari kejadian longsoran yang terjadi pada 8 September 2025.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Longsoran yang terjadi di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave menyebabkan aliran lumpur sebanyak 800 ribu mengalir ke dalam tambang bawah tanah GBC. Kejadian ini berdampak fatal hingga tujuh pekerja meninggal dunia.

“Pada akhir Oktober 2025, PTFI telah memulai kembali operasi di tambang bawah tanah Big Gossan dan Deep Mill Level Zone yang tidak terdampak insiden tambang Grasberg Block Cave,” ujar VP Corporate Communications PTFI, Katri Krisnati, kepada aiotrade, Jumat (14/11).

Pernyataan ini sejalan dengan pernyataan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Tri Winarno menyampaikan bahwa kedua tambang tersebut sudah mulai beroperasi kembali.

Bahlil Sebut Tambang Freeport yang Longsor Beroperasi Kembali April 2026
Bahlil Dorong Amman Pasok Konsentrat Tembaga ke Freeport Usai Longsor Grasberg
Produksi Emas Freeport Anjlok hingga 75% Tahun Ini, Intip Strategi Pemulihan

“Sudah, sudah (beroperasi), yang DMLZ sama Big Gossan,” ujar Tri dikutip dari Antar, Jumat (14/11).

Meskipun kedua tambang tersebut telah kembali beroperasi, Tri menjelaskan bahwa belum ada produksi yang dilakukan. Nantinya, ketika kedua tambang tersebut kembali berproduksi, hasil pertambangan akan sepenuhnya diserap oleh smelter Freeport yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur.

Dalam laporan perusahaan induk PTFI, yakni Freeport McMoran kuartal III 2025, disebutkan bahwa mereka secara paralel berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia berkaitan dengan rencana produksi mendatang yang sedang dievaluasi. Pada 24 September 2025, PTFI menyiapkan perkiraan skenario untuk operasional tambang mereka.

“Potensi ini melibatkan pembukaan kembali tambang bawah tanah Big Gossan dan Deep Mill Level Zone (DMLZ) yang tidak terdampak pada kuartal keempat 2025. Diikuti dengan pembukaan kembali bertahap dan peningkatan produksi tambang bawah tanah Grasberg Block Cave pada 2026,” kata FCX dikutip Kamis (29/10).

Perkembangan Terkini Operasi Tambang

Berikut adalah beberapa informasi penting terkait perkembangan operasi tambang PT Freeport Indonesia:

  • Kembali Beroperasi
    Dua tambang utama, yaitu Deep Mill Level Zone dan Big Gossan, telah kembali beroperasi setelah kejadian longsoran yang terjadi pada 8 September 2025. Kedua tambang ini tidak mengalami dampak langsung dari insiden tersebut.

  • Tidak Ada Produksi Saat Ini
    Meskipun operasi telah dimulai kembali, saat ini belum ada produksi yang dilakukan. Hal ini menunjukkan bahwa proses pemulihan masih berlangsung dan perlu waktu untuk memastikan keselamatan serta efisiensi operasional.

  • Smelter Freeport di Gresik
    Hasil pertambangan dari kedua tambang tersebut akan sepenuhnya diserap oleh smelter Freeport yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur. Smelter ini menjadi pusat pengolahan logam tembaga dan emas yang sangat penting bagi operasi perusahaan.

  • Perencanaan Produksi Masa Depan
    Freeport McMoran, perusahaan induk PTFI, sedang melakukan evaluasi terkait rencana produksi masa depan. Dalam laporan kuartal III 2025, disebutkan bahwa ada potensi pembukaan kembali tambang bawah tanah Grasberg Block Cave pada 2026.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan