French Open 2025 - Harapan Malaysia, Murid Herry IP Fokus pada Aspek Mental Lawan Fajar/Fikri

admin.aiotrade 25 Okt 2025 3 menit 32x dilihat
French Open 2025 - Harapan Malaysia, Murid Herry IP Fokus pada Aspek Mental Lawan Fajar/Fikri

Pasangan Ganda Putra Malaysia Melaju ke Semifinal French Open 2025

Pasangan ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, menjadi satu-satunya wakil negara tersebut yang berhasil melangkah hingga babak semifinal French Open 2025. Dengan perjuangan luar biasa, mereka mengalahkan pasangan Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dengan skor 21-19, 16-21, 21-19. Kemenangan ini tidak hanya menjaga harapan Malaysia di Rennes, Prancis, tetapi juga membawa mereka ke babak semifinal untuk pertama kalinya sejak 2021.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kemenangan ini juga menjadi bukti dari latihan dan strategi yang diterapkan oleh pelatih asal Indonesia, Herry Iman Pierngadi. Meskipun berada di bawah tekanan, Chia dan Soh mampu menunjukkan performa yang stabil dan taktis.

Aaron Chia mengungkapkan bahwa meski kemenangan diraih, mereka masih perlu meningkatkan pengelolaan situasi sulit dalam pertandingan. "Ini masih tentang momen-momen krusial, terlepas dari apakah kami unggul atau tertinggal," ujarnya. Ia menekankan pentingnya tetap tenang secara taktis saat skor mendekati angka 16 atau 17. "Kami harus memainkan pukulan yang ingin kami mainkan. Itu adalah area yang perlu terus kami tingkatkan."

Soh Wooi Yik juga menyampaikan bahwa kelelahan telah mulai terasa setelah perjalanan panjang di Eropa. Namun, ia mengapresiasi persiapan mental yang dilakukan oleh tim. "Kondisi kami belum 100 persen, tapi kami siap secara mental untuk tur Eropa ini. Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik," ujarnya. Menurutnya, pelatih memberi fokus pada sisi mental daripada fisik. "Senang melihat kami masih bisa memainkan pertandingan taktis meskipun lelah."

Chia/Soh akan menghadapi pasangan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shobihul Fikri, di babak semifinal. Fajar/Fikri berhasil melaju setelah mengalahkan pasangan Malaysia lainnya, Arif Junaidi/Yap Roy King, dengan skor 21-14, 24-22. Meskipun kalah, Arif/Yap tetap diapresiasi oleh Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) karena mencapai perempat final Super 750 pertama mereka dan mampu menekan lawan yang lebih berpengalaman.

Di sisi lain, pasangan ganda putra nomor 5 dunia, Man Wei Chong/Tee Kai Wun, menunjukkan potensi mereka dalam pertandingan melawan pasangan nomor 1 dunia, Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan). Sayangnya, mereka kalah dengan skor 18-21, 21-14, 21-10. Sementara itu, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani juga tersingkir oleh pasangan Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, dengan skor 21-14, 17-21, 25-23. Meskipun sempat memegang tiga match point di gim penentuan, mereka gagal memanfaatkannya.

Di sektor ganda putri, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan menghadapi perlawanan ketat dari juara Olimpiade Paris asal China, Chen Qing Cen/Jia Yi Fan. Akhirnya, mereka kalah dengan skor 16-21, 16-21.

Babak Semifinal yang Dinantikan

Dengan kemenangan di babak perempat final, Aaron Chia/Soh Wooi Yik kini menghadapi tantangan berikutnya di babak semifinal. Pertandingan melawan Fajar Alfian/Muhammad Shobihul Fikri akan menjadi pertemuan yang sangat menarik. Kedua pasangan memiliki kekuatan dan strategi yang berbeda, sehingga pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit.

Selain itu, banyak penggemar bulu tangkis internasional menantikan bagaimana para atlet Malaysia akan berjuang di babak selanjutnya. Performa mereka di French Open 2025 telah menunjukkan bahwa Malaysia masih memiliki potensi besar dalam cabang olahraga ini.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan