
Perjalanan pasangan ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, di ajang French Open 2025 berakhir pada babak semifinal.
Pasangan yang dilatih oleh pelatih asal Indonesia, Herry Iman Pierngadi atau dikenal dengan Herry IP, kalah dari pasangan Indonesia yang sedang naik daun, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Hasil pertandingan ini diraih dengan skor 14-21 dan 19-21 dalam laga yang berlangsung di Glaz Arena, Prancis, pada Sabtu (26/10/2025) dini hari WIB.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Chia/Soh dalam dua pertemuan melawan Fajar/Fikri. Sejak bergabung di World Tour pada Juli, pasangan Fajar/Fikri telah menunjukkan peningkatan signifikan dan menjadi salah satu pasangan terkuat di tingkat internasional.
Chia/Soh yang sebelumnya mencapai semifinal pada tahun 2021, sebenarnya membidik penampilan ketujuh mereka di final musim ini serta gelar keempat setelah meraih kemenangan di Kejuaraan Asia, Thailand Open, dan Singapore Open 2025. Namun, langkah mereka terhenti di semifinal.
Chia mengakui bahwa pertandingan kali ini sangat ketat dan ditentukan oleh perbedaan kecil.
"Saya pikir ini lebih pada konsistensi. Kami masih banyak melakukan kesalahan sendiri," ujarnya saat mengeluhkan performanya.
Saat ditanya apa yang membuat Fajar/Fikri menjadi lawan yang sulit, Soh menjelaskan bahwa kebugaran dan ketidakpastian permainan mereka memberikan keunggulan tersendiri.
"Saya pikir mereka cukup baru dalam persaingan ganda putra. Jadi orang-orang masih belum tahu bagaimana mengatasi situasi itu," kata Soh.
"Mereka perlahan beradaptasi dengan permainan mereka karena masih baru. Jadi, saya pikir tidak ada yang terlalu perlu dikhawatirkan."
"Kami akan terus menganalisis dan terus bermain untuk mengetahui cara menghadapi mereka."
Fajar/Fikri akan menghadapi final keempat mereka musim ini ketika menghadapi pasangan peringkat satu dunia, Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan), pada Minggu (26/10/2025).
Fajar/Fikri berusaha meraih gelar kedua setelah sukses di China Open bulan Juli, yang mereka raih setelah mengalahkan Chia/Soh.
"Perasaannya pasti senang sekali bisa masuk ke final secara back to back, tetapi tetap harus dikontrol karena tetap harus fokus. Masih ada hari esok yang harus lebih siap," kata Fikri dalam siaran resmi PBSI.
"Kunci kemenangan hari ini adalah dengan menerapkan strategi menyerang dari awal, tidak membiarkan lawan berkembang."
"Kami juga fokus poin demi poin. Saat sudah unggul lalu lawan mengejar, tidak terlalu dipikirkan, langsung fokus lagi ke poin berikutnya."
Fajar juga mengaku senang meskipun pertandingan di babak final tidak akan mudah.
"Kami mencoba bermain enjoy dan menikmati setiap pertandingan. Bermain tanpa beban membuat kami bisa mengeluarkan seluruh kemampuan," ujar Fajar.
"Hal ini mungkin yang membuat kami bisa terus masuk ke babak-babak akhir."