Gandi Tega Habisi Istri Pegawai Bank di Banyuwangi, Tetangga Kaget

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Gandi Tega Habisi Istri Pegawai Bank di Banyuwangi, Tetangga Kaget

Gelagat Janggal Sebelum Pembunuhan

Pada Senin (20/10/2025), kejadian tragis terjadi di rumah Jalan Serayu Nomor 54, Kelurahan Panderejo, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi. GDF alias Gandi (41) tega membunuh istrinya, BW (52), dengan menusukkan pisau dapur ke dada korban. Hal ini mengejutkan warga sekitar karena sebelumnya pasangan tersebut dikenal memiliki hubungan yang harmonis.

Sebelum kejadian, GDF tampak melakukan hal yang tidak biasa. Ia mengantar anaknya ke sekolah, meskipun biasanya tugas itu dilakukan oleh orang lain. Anak kandung GDF dan BW, yang masih duduk di kelas 1 SMP, menjadi satu-satunya anak yang masih tinggal bersama orang tua. Dua anak lainnya adalah anak tiri dari BW, salah satunya sedang kuliah di Malang, sementara yang lain bersekolah di SMK di Banyuwangi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Deni Tri Rahayu, Ketua RT 04/01 Kelurahan Panderejo, menyebutkan bahwa kejadian ini sangat mencurigakan. Biasanya, GDF dan BW sudah keluar rumah sekitar pukul 07.00 WIB untuk bekerja. Namun, pagi itu mereka masih berada di rumah, sehingga membuat warga merasa heran.

GDF bekerja di lembaga pembiayaan plat merah, sedangkan BW adalah karyawan bank swasta ternama di Banyuwangi. Menurut Deni, aktivitas harian pasangan tersebut selalu konsisten, hingga hari itu. Pukul 07.00, rumah mereka biasanya sudah kosong, tetapi pagi itu justru sepi dan tidak ada tanda-tanda keberadaan mereka.

Peristiwa Berdarah Terjadi

Kejadian tragis terjadi saat GDF memutuskan untuk menghabisi istrinya. Setelah menikam BW dengan pisau dapur, ia langsung mengirim pesan WhatsApp ke anggota polisi. GDF mencari nomor telepon polisi melalui grup WhatsApp dan mengaku telah membunuh sang istri.

"Sekitar pukul 08.30 WIB, terduga pelaku mengirim pesan WhatsApp kepada salah satu personel Polresta Banyuwangi dari unit Laka. Isi pesannya menyampaikan bahwa ia ingin menyerahkan diri karena telah melakukan pembunuhan terhadap istrinya," kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra.

Polisi langsung datang ke lokasi kejadian setelah menerima informasi tersebut. Mereka menemukan korban dalam kondisi terlentang di ruang makan dengan luka tusukan di dada. Tersangka mengakui perbuatannya dan langsung diamankan.

Korban Pulang dari Bali

BW baru saja pulang dari Bali sehari sebelum kejadian. Ia pergi ke Bali bersama rekan kerjanya di bank swasta. Deni mengatakan bahwa ia mengetahui hal ini melalui status di WhatsApp korban. BW juga dikenal sebagai pegawai yang karirnya stabil. Ia akan pensiun dalam dua tahun lagi dan berencana untuk aktif di lingkungan.

Meski demikian, BW tidak pernah bercerita tentang masalah rumah tangganya. Ia dikenal ramah dan aktif di lingkungan, seperti ikut arisan PKK dan pengajian. Sementara suaminya, GDF, tidak terlalu aktif dalam kegiatan sosial.

Kekagetan Warga

Rosi, tetangga yang tinggal di sebelah rumah korban, mengaku sangat kaget ketika mengetahui kejadian tersebut. Ia tidak pernah mendengar adanya pertengkaran antara GDF dan BW. Bahkan, malam sebelum kejadian, ia bertemu BW dalam sebuah kegiatan warga dan tidak melihat ada hal yang aneh.

Lurah Panderejo Much Safii juga menyatakan bahwa pasangan tersebut selama ini dikenal baik dan tidak pernah ada kabar miring tentang rumah tangga mereka. Secara ekonomi, keluarga ini cukup stabil karena keduanya bekerja.

Lokasi Kejadian

Rumah GDF dan BW masih terpasang garis polisi. Rumah berwarna hijau dengan pagar tinggi ini berada di lingkungan padat penduduk. Di halaman depan, sebuah mobil citycar terparkir. Warga banyak berkumpul untuk melihat proses olah tempat kejadian perkara.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan