
Gaya Koboi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Menarik Perhatian Publik
Gaya koboi yang dimiliki oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi menjadi sorotan publik. Meski demikian, banyak orang menganggap bahwa sosoknya tidak cocok untuk berkecimpung di dunia politik. Apa alasan utamanya?
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Purbaya Yudhi baru saja dilantik sebagai Menteri Keuangan dan menggantikan Sri Mulyani. Dengan gaya kepemimpinan yang sangat berbeda dari sebelumnya, ia langsung menarik perhatian masyarakat. Gaya komunikasi yang ceplas-ceplos dan apa adanya ini justru membuatnya disukai oleh banyak orang.
Selain itu, Purbaya juga tidak ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap para pejabat pajak dan bea cukai yang menyeleweng. Hal ini menunjukkan keberaniannya dalam menjalankan tugasnya sebagai menteri.
Kepopuleran Purbaya Yudhi membuat beberapa partai politik tertarik untuk menggandengnya. Salah satu partai yang ingin menggaetnya adalah Partai Amanat Nasional (PAN). Namun, keinginan partai tersebut bertepuk sebelah tangan. Purbaya secara tegas menyatakan bahwa dirinya belum tertarik untuk terjun ke dunia politik.
"Saya nggak tertarik politik," ujarnya.
Tanggapan dari Pakar Komunikasi Politik
Mengenai apakah Purbaya Yudhi cocok untuk berkecimpung di dunia politik, pakar komunikasi politik dari Universitas Padjajaran (Unpad), Kunto Adi Wibowo memberikan tanggapan. Menurutnya, Purbaya justru akan sulit menjadi politisi karena gaya koboinya bertentangan dengan kultur politik Indonesia yang cenderung mementingkan loyalitas.
"Ya, tentu saja kultur atau budaya politik di partai politik di Indonesia hari ini sangat susah ya."
"Budaya partai politik di Indonesia hari ini mau tidak mau harus diakui sangat bergantung atau nilai yang paling besar adalah loyalitas gitu," jelas Kunto.
Ia kemudian membayangkan jika Purbaya kelak masuk ke politik. Dalam situasi seperti itu, Purbaya mungkin akan berbicara blak-blakan tentang seniornya di partai atau hal-hal yang terjadi di dalamnya.
"Sehingga kalau Purbaya kemudian menembaki seniornya di partai, atau kemudian di publik berbicara tentang blak-blakan, buka-bukaan apa yang di belakang partai."
"Tentu itu akan menjadi apa ya, kepanasan bagi orang partai, kan. Nah, ini kan yang apa bisa membuat hubungan dia dengan partai yang dia menaunginya akan jadi bermasalah ke depannya gitu," terang Kunto.
Kesimpulan
Kini menjadi pejabat yang populer, gaya koboi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi menjadi sorotan. Namun, sosoknya justru disebut tidak cocok menjadi politisi karena perbedaan dengan kultur yang ada di Indonesia.