
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Tampil di Acara Lapor Pak
Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, ternyata pernah tampil dalam acara televisi Lapor Pak yang tayang di Trans 7. Saat itu, ia masih menjabat sebagai Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Dalam tayangan tersebut, Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa simpanan di bank dijamin aman oleh LPS.
Awalnya, Wendy Cagur mengungkapkan ketakutannya untuk menabung di bank karena khawatir uangnya hilang jika bank bangkrut. Andhika Pratama kemudian memanggil Purbaya Yudhi Sadewa selaku Ketua LPS untuk menjawab kekhawatiran Wendy Cagur.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Purbaya Yudhi Sadewa tampil di depan kamera dan menjelaskan maksud kedatangannya. Ia menyampaikan terima kasih atas undangan yang diberikan dan berharap dapat memberikan informasi kepada masyarakat bahwa menabung di bank aman. Ia menegaskan bahwa semua bank di Indonesia, termasuk bank umum, bank syariah, BPR, dan BPRS, ikut dalam program penjaminan LPS. Jika bank tersebut bangkrut, LPS akan mengganti uang nasabah.
“Semua bank di Indonesia ikut program penjaminan LPS, jadi kalau bangkrut uangnya diganti oleh LPS. Dari bank umum, bank syariah, maupun BPR dan BPRS yang jadi peserta program penjamin LPS,” papar Purbaya Yudhi Sadewa.
Andhika Pratama kemudian bertanya apakah tabungannya di bank dijamin oleh LPS. Purbaya Yudhi Sadewa menjawab dengan nada bercanda, “Benar, anda musti tahu saya orang kaya, saya punya uang Rp260 triliun sekarang.” Ia seolah-olah menyatakan bahwa uang di LPS adalah miliknya sendiri.
Ia melanjutkan, “Jadi saya bisa jamin uang anda di bank sampai Rp2 miliar per nasabah per bank. Jadi ga usah takut, anda sekarang berhadapan dengan orang kaya di Indonesia.”
Pernyataan Purbaya Yudhi Sadewa disambut tawa dari para hadirin di studio. Namun, Denny Cagur tidak tinggal diam dan mengkritik dengan mengatakan, “Waduh sombong juga orang ini ya.” Kritik Denny Cagur disambut tawa oleh Andhika Pratama, Purbaya Yudhi Sadewa, dan penonton.
Latar Belakang Jabatan Purbaya Yudhi Sadewa
Sebelum menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS periode 2020–2025. Ia mengundurkan diri dari jabatan tersebut pada hari yang sama saat dilantik menjadi Menteri Keuangan, yaitu 8 September 2025.
Setelah pengunduran dirinya, LPS menunjuk Didik Madiyono sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Dewan Komisioner LPS. Kini, Purbaya Yudhi Sadewa menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia, menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Peran LPS dalam Menjaga Kepercayaan Nasabah
LPS memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan di Indonesia. Program penjaminan yang dijalankan oleh LPS memberikan rasa aman bagi nasabah, terutama dalam situasi ekonomi yang tidak pasti. Dengan adanya penjaminan ini, masyarakat lebih percaya untuk menabung dan berinvestasi di bank.
Selain itu, LPS juga melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menabung dan cara-cara mengelola keuangan secara sehat. Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Kesimpulan
Tampilnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam acara Lapor Pak menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan informasi yang jelas dan transparan kepada masyarakat. Melalui media massa, pemerintah dapat lebih mudah menyampaikan pesan-pesan penting terkait kebijakan ekonomi dan keuangan.
Dengan adanya program penjaminan LPS, masyarakat semakin percaya bahwa uang mereka aman dan terlindungi. Ini menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.