Gegana Selidiki TKP Ledakan SMAN 72 Jakarta, Dua Senjata Disita

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Gegana Selidiki TKP Ledakan SMAN 72 Jakarta, Dua Senjata Disita
Gegana Selidiki TKP Ledakan SMAN 72 Jakarta, Dua Senjata Disita

Penemuan Senjata Api di Lokasi Ledakan SMAN 72 Jakarta

Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan terkait temuan dua senjata api di lokasi ledakan yang terjadi di SMA Negeri 72, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. Ledakan tersebut terjadi pada Jumat (7/11/2025) siang dan menyebabkan puluhan orang mengalami luka-luka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan adanya benda menyerupai senjata api di tempat kejadian perkara (TKP). Ia mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah senjata tersebut merupakan rakitan atau produksi pabrikan. Namun, ia memastikan bahwa benar ada benda seperti senjata yang ditemukan di lokasi kejadian.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dari foto yang beredar, tampak dua senjata yang ditemukan terdiri atas satu senjata laras panjang dan satu pistol. Penemuan ini menambah daftar barang bukti yang kini tengah diselidiki oleh tim forensik dan Gegana.

Polisi Telusuri Penyebab Ledakan

Selain menemukan senjata, Polda Metro Jaya juga masih mencari tahu penyebab pasti ledakan di SMAN 72 Jakarta. Menurut Kombes Budi, tim penjinak bom masih menyisir lokasi karena dikhawatirkan ada bahan peledak lain yang belum meledak.

“Lagi disisir juga oleh tim Gegana karena ledakan itu ada SOP khusus. Jangan sampai kita olah TKP, malah ada ledakan susulan,” ujarnya. Hingga saat ini, belum diketahui pasti asal bahan peledak tersebut. Polisi menegaskan proses identifikasi memerlukan waktu agar hasilnya akurat.

54 Orang Mengalami Luka-Luka

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menyebut, total 54 orang mengalami luka ringan hingga sedang akibat insiden ini. Beberapa korban bahkan sudah diperbolehkan pulang usai mendapatkan perawatan medis.

“Data yang kita terima, 54 orang luka ringan dan sedang, bahkan ada yang sudah pulang. Sementara itu dulu, nanti kalau ada perkembangan akan disampaikan,” ujar Asep di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kebanyakan korban merupakan siswa dan guru yang sedang mengikuti kegiatan salat Jumat di masjid sekolah.

Situasi di sekitar sekolah kini telah kondusif namun masih dijaga ketat oleh aparat kepolisian.

TKP Dipasangi Garis Polisi dan Disterilkan Gegana

Pasca-ledakan, petugas memasang garis polisi di sekitar area masjid sekolah. Tim penjinak bom Gegana juga telah melakukan sterilisasi area TKP untuk memastikan keamanan dan mencegah kemungkinan ledakan susulan. Langkah ini diambil agar proses penyelidikan dapat berjalan dengan aman tanpa risiko tambahan.

Pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Polda Buka Dua Posko Bantuan untuk Keluarga Korban

Sebagai bentuk tanggap darurat, Polda Metro Jaya membuka dua posko bantuan bagi keluarga korban. Posko pertama berada di RS Yarsi, dan posko kedua di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

“Langkah-langkah membuat posko di RS Yarsi guna membantu keluarga korban mencari anak-anak didiknya yang sedang dirawat,” jelas Irjen Asep. Posko ini berfungsi untuk memberikan informasi, koordinasi medis, serta bantuan psikologis bagi para siswa dan keluarga yang terdampak.

Masyarakat diimbau tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar situasi tetap kondusif.

Penemuan Senjata Api Menjadi Fokus Penyelidikan

Penemuan dua senjata api di lokasi ledakan SMAN 72 Jakarta kini menjadi fokus penyelidikan Polda Metro Jaya. Polisi terus menelusuri asal muasal senjata dan bahan peledak yang menyebabkan puluhan korban luka. Masyarakat berharap kejadian ini menjadi momentum bagi dunia pendidikan untuk memperketat keamanan di lingkungan sekolah.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan