Gelembung Misterius di Sungai Rungkut Surabaya Diduga Berisi Gas Metana

admin.aiotrade 17 Okt 2025 2 menit 13x dilihat
Gelembung Misterius di Sungai Rungkut Surabaya Diduga Berisi Gas Metana

Penemuan Gelembung Gas di Sungai Rungkut Madya, Surabaya

Di kawasan Rungkut Madya, Surabaya, terjadi kejadian yang menarik perhatian warga. Pada Kamis (16/10), sungai di wilayah tersebut dilaporkan mengeluarkan gelembung gas yang menyerupai semburan. Kejadian ini berlangsung sepanjang hari, mulai dari pagi hingga malam hari. Selain itu, aroma gas yang cukup menyengat tercium di sekitar area dengan radius sekitar 5-10 meter.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Untuk memastikan keselamatan warga dan mencegah gangguan lebih lanjut, pihak berwenang memasang garis dilarang melintas di sekitar lokasi. Petugas BPBD dan Satpol PP Surabaya juga ditempatkan untuk menjaga area tersebut. Warga pun diminta untuk menjaga jarak aman agar tidak terkena dampak dari semburan gas tersebut.

Penjelasan dari PGN

Divison Head Regional Support and Services PGN SOR III, Muhammad Rais Effendi, memberikan penjelasan terkait kejadian ini. Ia membenarkan adanya gejala kemunculan gelembung gas di sungai persimpangan Rungkut Madya dan Rungkut Mapan.

“Benar, ada gelembung di sungai Rungkut Madya Utara. Kami sudah menerjunkan tim sejak pukul 14.00 WIB, untuk melakukan pemeriksaan di lapangan,” ujar Rais.

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi kebocoran pada jaringan pipa PGN. Ketersediaan pasokan gas kepada pelanggan di sekitar lokasi tetap dalam kondisi aman.

“Kami periksa, tidak ada kendala, tidak ada gangguan, tidak ada penurunan tekanan dari instalasi pipa kami di sekitar lokasi. Kami pastikan pelanggan tidak terganggu penyalurannya,” tambahnya.

Analisis Gas yang Terdeteksi

Hasil pengukuran yang dilakukan oleh PGN menunjukkan bahwa gelembung gas tersebut mengandung metana (CH4), yaitu jenis gas yang terkandung dalam gas bumi. Meski demikian, pihak PGN belum bisa memastikan apakah sumber gas tersebut berasal dari pipa PGN atau dari sumber lain.

Rais menjelaskan bahwa kejadian seperti ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, baik dari sumber alami maupun dari sistem pipa bawah tanah. Oleh karena itu, pemeriksaan harus dilakukan secara hati-hati dan menyeluruh.

Proses Penggalian dan Investigasi

Pihak PGN akan terus melakukan pemeriksaan hingga tuntas dan akan menginformasikan hasil resminya kepada masyarakat setelah proses investigasi selesai. Sampai saat ini, proses penggalian di sekitar lokasi semburan masih terus berlangsung.

“Penggalian dilakukan untuk memastikan apakah sumbernya dari pipa gas kami atau ada sumber lain,” jelas Rais.

Dengan upaya yang dilakukan oleh PGN dan petugas terkait, diharapkan dapat segera diketahui penyebab kemunculan gelembung gas tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi yang diberikan oleh pihak berwenang.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan