
Pengambilalihan Jaringan SPBU Esso oleh Chandra Asri Pacific
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), yang merupakan salah satu emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, dilaporkan sedang mempersiapkan akuisisi jaringan SPBU Esso milik ExxonMobil di Singapura. Transaksi ini diperkirakan senilai US$ 1 miliar atau sekitar Rp16,73 triliun dengan kurs Rp16.730 per dolar AS. Untuk mendanai rencana tersebut, Chandra Asri telah menunjuk Global Atlantic sebagai penyedia pembiayaan utama.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Berdasarkan laporan dari sumber yang mengetahui rencana tersebut, Global Atlantic akan menyediakan fasilitas pinjaman tunggal senilai US$ 750 juta dengan suku bunga satu digit. Sementara itu, sisanya sebesar US$ 250 juta akan dipenuhi melalui modal internal Chandra Asri. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Global Atlantic berhasil mengalahkan konsorsium pesaing yang juga berusaha membiayai akuisisi tersebut.
Respons Perusahaan dan Kepatuhan terhadap Regulasi
Menanggapi kabar tersebut, General Manager of Legal & Corporate Secretary Chandra Asri, Erri Dewi Riani, menyatakan bahwa perusahaan selalu terbuka terhadap kesempatan yang ada demi mendukung pertumbuhan usaha Grup Chandra Asri secara berkelanjutan. Ia juga menegaskan bahwa perusahaan akan tetap berupaya mengikuti dan mematuhi ketentuan dari peraturan Pasar Modal yang berlaku dalam setiap aksi korporasi.
Sebelumnya, Chandra Asri telah melakukan pembicaraan dengan konsorsium bank untuk memperoleh pinjaman senior senilai US$ 600 juta, ditambah fasilitas mezzanine sekitar US$ 250 juta dari sejumlah pemberi pinjaman non-bank. Beberapa pihak yang terlibat dalam pendanaan ini antara lain Indonesia Investment Authority, Allianz Global Investors, dan Ares Management Corp.
Proyeksi Peningkatan Pendapatan
Dengan akuisisi jaringan SPBU Esso di Singapura, pendapatan TPIA diproyeksikan melonjak. Stockbit Sekuritas menyampaikan bahwa dalam earnings call kuartal ketiga 2025 pada Rabu (5/11), Chandra Asri Pacific menegaskan bahwa akuisisi jaringan SPBU ritel merek Esso di Singapura dari ExxonMobil diperkirakan menambah pendapatan sekitar US$ 500 juta atau sekitar Rp8,34 triliun. Transaksi ini juga diharapkan langsung berkontribusi positif terhadap laba bersih dan arus kas operasional TPIA.
Selain itu, rencana akuisisi ini diharapkan dapat menambah recurring revenue yang stabil dari pasar SPBU ritel di Singapura yang memiliki margin tinggi. Hal ini akan membantu menyeimbangkan portofolio bisnis petrokimia TPIA yang siklikal.
Detail Jaringan SPBU Esso di Singapura
Jaringan SPBU Esso di Singapura mencakup sekitar 60 lokasi, terdiri dari 27 lahan dengan kepemilikan penuh dan 33 lahan sewa. Berdasarkan jumlah lokasi maupun volume penjualan bahan bakar, total penjualan mencapai sekitar 2,4 juta barel bahan bakar per tahun. Esso saat ini merupakan pemimpin pasar SPBU di Singapura. Transaksi ini masih menunggu persetujuan dari otoritas terkait dan ditargetkan rampung pada akhir 2025.
Strategi Ekspansi dan Kepercayaan terhadap Merek
Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, sebelumnya mengatakan bahwa ekspansi ke ekosistem bahan bakar ritel di Singapura merupakan langkah strategis dalam membangun platform terintegrasi untuk pertumbuhan regional. Menurutnya, jaringan ritel bahan bakar yang kuat dan iklim usaha yang kondusif di Singapura menjadi fondasi solid bagi Chandra Asri Group untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin solusi energi, manufaktur, dan infrastruktur di Asia Tenggara.
“Kami bertujuan memperkuat kelincahan operasional, ketahanan energi, dan daya saing Singapura sebagai pusat energi regional terdepan,” ujar Erwin dalam keterangan resminya, Jumat (24/10).
Chandra Asri Group akan tetap menggunakan merek Esso dan membeli bahan bakar bermerek dari ExxonMobil. Seluruh poin dan kartu loyalitas pelanggan akan tetap berlaku tanpa perubahan. Selain itu, Chandra Asri Group juga akan mempertahankan seluruh karyawan ExxonMobil.