
Kegiatan Lomba Pidato dan PBB di Halaman Polres Parimo
Suara lantang para pelajar terdengar jelas di halaman Polres Parimo, Rabu pagi (5/11). Di bawah langit cerah Parigi Moutong, semangat nasionalisme mengalir dari panggung ke barisan. Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya menyelenggarakan dua ajang bergengsi — Lomba Pidato tingkat SMP dan Lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) tingkat SMA — dengan tema Gema Pelajar Cinta NKRI.
Bagi banyak peserta, acara ini bukan sekadar lomba. Ini adalah panggung kecil tempat mereka menegaskan jati diri sebagai generasi penerus bangsa. Dari mikrofon ke megafon, dari langkah tegas ke hentakan komando, setiap gerak mencerminkan cinta tanah air yang tulus.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Sebanyak 35 sekolah SMP dan 16 sekolah SMA turut serta dalam acara ini, menjadikan halaman Polres Parimo seperti arena persatuan lintas daerah. Para siswa datang bukan hanya membawa bendera sekolah, tetapi juga semangat kebangsaan yang menyala.
Lomba Pidato: Kemenangan Mila dan Kekuatan Retorika
Lomba pidato menjadi sorotan utama pagi itu. MILA dari SMPN Satu Atap Negeri 2 Sausu tampil memukau dengan retorika tajam dan ekspresi penuh percaya diri. Ia meraih nilai 93 dan dinobatkan sebagai juara pertama. Disusul oleh Asyifa dari SMPN 6 Bolano Lambunu dengan nilai 89 dan Moh. Khairul Fahmi dari SMP-IT Ittihaadul Ummah Parigi Barat dengan nilai 85.
Kekuatan retorika dan kepercayaan diri yang dimiliki oleh para peserta menunjukkan bahwa mereka telah siap menjadi pemimpin masa depan. Setiap kata yang diucapkan bukan hanya sekadar pidato, tetapi juga bentuk pernyataan cinta tanah air yang tulus.
Lomba PBB: Kekompakan dan Disiplin
Tak kalah semarak, lapangan sebelah menjadi saksi disiplin para siswa SMA. Dentuman sepatu seragam membentuk irama yang serasi. SMAN 1 Torue keluar sebagai juara pertama dengan total nilai 591, mengungguli SMAN 1 Balinggi (543) dan MAN 1 Parigi (531).
Kekompakan, presisi komando, dan formasi yang memukau menjadi kunci kemenangan. Setiap langkah yang dilakukan tidak hanya menunjukkan ketepatan, tetapi juga kesadaran akan pentingnya disiplin dan kerja sama dalam menjaga kehormatan bangsa.
Hadirnya Pejabat dan Unsur Keamanan
Di antara sorak-sorai penonton, hadir para pejabat daerah dan unsur keamanan. Kapolres Parimo yang diwakili Kabag Ops Kompol H. Burhanuddin, bersama Kasat Binmas AKP Zulkufran, dan perwakilan Danramil Parigi, tampak berbaur bersama guru dan kepala sekolah. Dukungan mereka menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan karakter generasi muda adalah prioritas bersama.
“Semangat para pelajar hari ini luar biasa,” ujar Kompol Burhanuddin dalam sambutannya. “Melalui lomba ini, kita menanamkan nilai cinta tanah air sejak dini — bukan hanya lewat kata-kata, tapi lewat tindakan nyata dan disiplin.”
Grand Final di Poskotis Tokorondo, Poso
Ia menambahkan, para finalis terbaik akan kembali berlaga dalam Grand Final di Poskotis Tokorondo, Poso, pada 26 November 2025 mendatang. Acara itu disebut akan menjadi momentum puncak untuk meneguhkan semangat kebangsaan lintas kabupaten di Sulawesi Tengah.
Penutupan kegiatan berlangsung meriah. Saat nama-nama pemenang diumumkan, tepuk tangan membahana. Piala bergilir diserahkan satu per satu, disambut senyum bangga dan sorak dari rekan-rekan sekolah. Momen itu menjadi pengingat bahwa nasionalisme masih berdenyut kuat di dada generasi muda Parimo.
Komitmen Satgas II Preemfit Madago Raya
Satgas II Preemtif Madago Raya menegaskan bahwa kegiatan semacam ini akan terus digelar secara berkelanjutan. “Madago Raya bukan hanya operasi keamanan,” ujar salah satu anggota satgas. “Kami juga hadir untuk membangun karakter, memperkuat persatuan, dan menyalakan semangat NKRI di hati para pelajar.”