
Gempa Bumi Kecil Mengguncang Kabupaten Kolaka
Pada hari Rabu, 17 Desember 2025 pukul 04.36 WITA, wilayah Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) diguncang oleh gempa bumi dengan kekuatan 2,4 skala richter. Gempa ini terjadi di koordinat 3.97 LS dan 121.49 BT, yang berlokasi sekitar 14 kilometer arah barat laut Kabupaten Kolaka. Kedalaman gempa mencapai 5 kilometer.
Stasiun Geofisika Kendari mengungkapkan bahwa gempa tersebut tidak memiliki potensi tsunami. Hal ini memberikan rasa aman bagi masyarakat setempat, karena tidak ada ancaman bahaya dari gelombang laut akibat gempa ini.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kabupaten Kolaka merupakan salah satu dari 15 kabupaten dan dua kota yang terdapat di Provinsi Sulawesi Tenggara. Pusat pemerintahan kabupaten ini berada di Kecamatan Kolaka, yang berjarak sekitar 158 kilometer dari Kota Kendari. Untuk mencapai wilayah ini, masyarakat dapat menggunakan jalur darat melalui Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kendari, yang memakan waktu sekitar 3 jam 23 menit.
Wilayah Sulawesi Tenggara terdiri dari beberapa kabupaten dan kota, antara lain:
- Bombana
- Buton
- Buton Selatan
- Wakatobi
- Buton Tengah
- Buton Utara
- Kolaka
- Kolaka Timur
- Kolaka Utara
- Konawe
- Konawe Kepulauan
- Konawe Selatan
- Konawe Utara
- Muna
- Muna Barat
Selain itu, terdapat dua kota yaitu Kota Kendari dan Kota Baubau.
Gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Kolaka ini merupakan peristiwa alam yang tidak terlalu besar, tetapi tetap menjadi perhatian bagi masyarakat dan instansi terkait. BMKG dan Stasiun Geofisika Kendari terus memantau kondisi wilayah tersebut untuk memastikan tidak ada risiko yang lebih serius.
Meski gempa ini tidak menimbulkan kerusakan signifikan, masyarakat tetap diimbau untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi resmi dari lembaga meteorologi dan geofisika.