Gempa 3,6 M Guncang Bontang, BMKG Catat Lokasi Hari Ini

admin.aiotrade 20 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Gempa 3,6 M Guncang Bontang, BMKG Catat Lokasi Hari Ini
Gempa 3,6 M Guncang Bontang, BMKG Catat Lokasi Hari Ini

Informasi Gempa di Bontang, Kalimantan Timur

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis informasi terkini mengenai gempa yang terjadi di wilayah timur laut Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, pada Selasa 21 Oktober 2025. BMKG adalah lembaga pemerintah non-kementerian di Indonesia yang bertugas untuk memantau dan menganalisis berbagai fenomena cuaca, iklim, serta geofisika seperti gempa bumi dan tsunami.

Wilayah Bontang yang terkena dampak gempa hari ini merupakan sebuah kota yang terletak di pesisir timur Pulau Kalimantan, dengan akses langsung ke Laut Makassar. Jarak antara Bontang dan Samarinda, ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, diperkirakan sekitar 114 kilometer.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Gempa yang terjadi di wilayah tersebut memiliki kekuatan magnitudo 3.6. Magnitudo gempa adalah ukuran besarnya energi yang dilepaskan oleh sumber gempa di dalam bumi, yang dihitung secara ilmiah menggunakan alat pencatat getaran bumi yang disebut seismograf. Waktu terjadinya gempa bumi diperkirakan sekira pukul 01:20:59 WIB dini hari.

Berdasarkan data dari BMKG, titik koordinat gempa terkini berada di 0.78 LU, 118.68 BT. Pusat gempa terletak sejauh 152 km di timur laut Bontang. Informasi tambahan menyebutkan bahwa kedalaman gempa mencapai 10 km.

BMKG juga memberikan peringatan bahwa informasi ini dirilis dengan prioritas kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

Tips Keselamatan Saat Menghadapi Gempa Bumi

Sebelum Terjadi Gempa Bumi

  • Kenali apa yang disebut gempa bumi dan pastikan struktur rumah Anda aman dari bahaya seperti longsoran atau liquefaction.
  • Evaluasi dan lakukan renovasi pada struktur bangunan agar lebih tahan gempa.
  • Kenali lingkungan kerja Anda, termasuk letak pintu, lift, dan tangga darurat. Pelajari cara melakukan P3K dan gunakan alat pemadam kebakaran.
  • Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi saat terjadi gempa.

Persiapan Rutin

  • Atur perabotan seperti lemari dan cabinet agar menempel pada dinding untuk mencegah jatuh.
  • Simpan bahan mudah terbakar di tempat yang aman.
  • Matikan air, gas, dan listrik jika tidak digunakan.

Mencegah Bahaya Material

  • Atur benda berat di bagian bawah agar tidak mudah jatuh.
  • Periksa stabilitas benda yang tergantung seperti lampu atau plafon.

Alat yang Harus Ada

  • Kotak P3K
  • Senter/lampu baterai
  • Radio
  • Makanan suplemen dan air

Saat Terjadi Gempa Bumi

  • Jika berada di dalam bangunan, lindungi kepala dan badan dengan bersembunyi di bawah meja. Cari tempat aman dan keluar jika memungkinkan.
  • Jika di luar bangunan, hindari area dekat gedung, tiang listrik, atau pohon. Perhatikan tanah agar tidak terjadi rekahan.
  • Jika sedang berkendara, keluar dari mobil dan menjauh dari area rawan pergeseran atau kebakaran.
  • Jika tinggal di pantai, jauhi daerah pantai untuk menghindari bahaya tsunami.
  • Jika tinggal di daerah pegunungan, hindari area yang rentan longsoran.

Setelah Terjadi Gempa Bumi

  • Keluar dari bangunan dengan tertib dan gunakan tangga biasa, bukan lift atau tangga berjalan.
  • Periksa kondisi sekitar untuk melihat apakah ada kebakaran, kebocoran gas, atau masalah listrik.
  • Jangan memasuki bangunan yang rusak karena masih berisiko reruntuhan.
  • Hindari berjalan di daerah sekitar gempa karena kemungkinan masih ada bahaya susulan.
  • Dengarkan informasi dari radio untuk mengetahui perkembangan terkini dan hindari berita palsu.
  • Isi angket yang diberikan instansi terkait untuk mengevaluasi kerusakan.
  • Tetap tenang dan berdoa kepada Tuhan YME demi keselamatan kita semua.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan