
Informasi Terkini Mengenai Gempa Bumi di Garut, Jawa Barat
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mencatat kejadian gempa bumi di wilayah Garut, Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu, 25 Oktober 2025, pukul 09:27:29 WIB. Berdasarkan data yang dirilis oleh BMKG, gempa memiliki kekuatan magnitudo 2.4 dengan kedalaman sekitar 11 kilometer. Lokasi gempa berada di koordinat 7.13 LS dan 107.77 BT, yaitu 17 kilometer arah barat laut Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Informasi yang diberikan oleh BMKG bersifat sementara dan bisa berubah seiring dengan kelengkapan data. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi resmi dari sumber yang terpercaya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Skala MMI dan Dampak Gempa Bumi
BMKG juga memberikan informasi mengenai skala intensitas gempa bumi berdasarkan skala Modified Mercalli Intensity (MMI), yang digunakan untuk menilai dampak gempa terhadap lingkungan dan manusia. Berikut penjelasannya:
-
I MMI
Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang. -
II MMI
Getaran atau guncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang. -
III MMI
Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan. -
IV MMI
Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi. -
V MMI
Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti. -
VI MMI
Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan. -
VII MMI
Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. -
VIII MMI
Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh. -
IX MMI
Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipa-pipa dalam rumah putus. -
X MMI
Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam. -
XI MMI
Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung. -
XII MMI
Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.
Dengan adanya informasi ini, masyarakat diharapkan tetap waspada dan mematuhi anjuran dari instansi terkait. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa struktur bangunan sudah memenuhi standar ketahanan gempa, terutama di daerah rawan bencana.