
Gempa Bumi di Wilayah Priangan Jawa Barat
Pada malam hari tanggal 16 Desember 2025, wilayah Garut, Jawa Barat diguncang oleh gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,9. Gempa ini terjadi pada pukul 21.33 WIB dan berpusat di laut, sekitar 113 kilometer Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya. Titik pusat gempa berada pada kedalaman 25 km.
BMKG Wilayah II melaporkan bahwa lokasi gempa berada pada koordinat 8.07 LS - 107.35 BT. Informasi tersebut juga disampaikan melalui akun X @bmkgwilayah2.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Sebelumnya, pada Senin (15/12/2025) malam, gempa bumi juga mengguncang wilayah Tasikmalaya. Gempa dengan kekuatan Magnitudo 2,6 terjadi pada pukul 21.02 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 77 kilometer Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya, dengan kedalaman 49 km.
Selain itu, pada sore hari tanggal yang sama, gempa bumi juga terjadi di Pangandaran. Gempa dengan magnitudo 3,3 terjadi pukul 15.28 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 65 kilometer Barat Daya Kabupaten Pangandaran, dengan kedalaman 27 km. BMKG menyebutkan bahwa lokasi gempa tampak berada di Selatan Kabupaten Tasikmalaya.
Tidak hanya itu, pada malam hari tanggal 15 Desember 2025, gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 2,7 juga mengguncang Pangandaran. Gempa ini terjadi pukul 19.08 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 80 kilometer Barat Daya Kabupaten Pangandaran, dengan kedalaman 13 km.
Skala Gempa dan Peringatan
Berdasarkan skala MMI (Modified Mercalli Intensity), berikut adalah penjelasan mengenai intensitas gempa:
- I MMI: Getaran tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa.
- II MMI: Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda ringan bergoyang.
- III MMI: Getaran dirasakan nyata dalam rumah.
- IV MMI: Dirasakan oleh banyak orang, benda pecah, jendela bergoyang.
- V MMI: Dirasakan oleh hampir semua orang, barang terpelanting.
- VI MMI: Dirasakan oleh semua orang, plester dinding jatuh.
- VII MMI: Semua orang keluar dari rumah, kerusakan ringan.
- VIII MMI: Kerusakan ringan pada bangunan kuat.
- IX MMI: Bangunan kuat rusak, pipa dalam rumah putus.
- X MMI: Bangunan kayu rusak, tanah terbelah.
- XI MMI: Bangunan sedikit yang masih berdiri.
- XII MMI: Hancur total, gelombang tampak di permukaan tanah.
Tindakan Saat Gempa Terjadi
Berikut beberapa tindakan yang perlu dilakukan saat gempa terjadi:
-
Tetap tenang
Saat gempa terjadi, tetap tenang dan carilah tempat aman untuk berlindung. -
Di dalam rumah
Cari meja sebagai tempat berlindung, lindungi kepala dengan benda empuk seperti bantal atau helm. -
Di luar ruangan
Jauhi gedung dan tiang, serta carilah daerah terbuka. Jangan melakukan apapun karena bisa saja terjadi gempa susulan. -
Di kerumunan
Ikuti arahan petugas penyelamat dan segera menuju tangga darurat. -
Di gunung atau dataran tinggi
Berpindahlah ke daerah lapang dan hindari lereng yang rentan longsor. -
Di laut
Jika gempa terjadi di bawah laut, segera bergerak ke dataran tinggi karena bisa terjadi tsunami. -
Di dalam kendaraan
Pegang erat agar tidak terjatuh, kemudian berhenti di tempat yang aman.