
Gempa Bumi Tektonik dengan Magnitudo 3,1 Mengguncang Wilayah Manggarai
Pada hari Selasa, 21 Oktober 2025 pukul 07.31 WIB, wilayah darat sekitar 38 kilometer barat laut Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, diguncang oleh gempa bumi tektonik dengan magnitudo 3,1. Peristiwa ini tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai gempa yang berdampak minimal.
Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada pada koordinat 8,29 Lintang Selatan dan 120,34 Bujur Timur, dengan kedalaman 14 kilometer. Gempa ini termasuk dalam kategori gempa dangkal yang umumnya lebih terasa di permukaan bumi. Getaran dari gempa tersebut dirasakan lemah di wilayah Manggarai Timur, dengan intensitas skala MMI I–II. Skala ini menunjukkan bahwa gempa hanya terasa oleh sebagian orang, terutama dalam kondisi tertentu, dan tidak menimbulkan kerusakan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, menjelaskan bahwa gempa ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif di sekitar wilayah setempat. Menurutnya, getaran yang terjadi sangat ringan dan tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap masyarakat maupun infrastruktur.
“Getaran dirasakan lemah di Kabupaten Manggarai Timur dengan intensitas I–II MMI, atau hanya dirasakan oleh sebagian orang dalam kondisi tertentu,” ujar Arief dalam pernyataannya, Selasa pagi.
Hingga pukul 08.45 WIB, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan (aftershock) setelah kejadian tersebut. Tidak ada laporan kerusakan bangunan akibat guncangan gempa ini. Namun, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.
Warga diminta untuk memastikan keamanan dan kelayakan bangunan rumah mereka sebelum kembali beraktivitas di dalamnya. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko bahaya yang mungkin timbul akibat gempa.
BMKG juga mengajak masyarakat untuk selalu mengakses informasi resmi melalui kanal-kanal yang telah disediakan, seperti media sosial @infoBMKG dan situs resmi www.bmkg.go.id. Dengan begitu, masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan terpercaya mengenai kejadian gempa serta langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.
Informasi Penting untuk Masyarakat
Berikut beberapa poin penting yang perlu diketahui oleh masyarakat terkait gempa bumi yang baru saja terjadi:
- Magnitudo dan lokasi gempa: Gempa dengan magnitudo 3,1 terjadi di wilayah darat sekitar 38 kilometer barat laut Ruteng, Kabupaten Manggarai.
- Kedalaman gempa: Gempa terjadi pada kedalaman 14 kilometer, sehingga termasuk gempa dangkal.
- Intensitas getaran: Getaran dirasakan lemah dengan intensitas MMI I–II, hanya terasa oleh sebagian orang.
- Tidak ada kerusakan: Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan bangunan akibat gempa.
- Tidak ada aftershock: BMKG belum mencatat adanya gempa susulan hingga pukul 08.45 WIB.
- Imbauan BMKG: Masyarakat diimbau tetap tenang, memastikan keamanan bangunan, dan mengakses informasi resmi dari BMKG.
Dengan informasi yang telah diberikan, diharapkan masyarakat dapat tetap tenang dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan keluarga.