
Wali Kota Semarang Tinjau Lokasi Banjir dan Dapur Umum di Kampung Bugen
Pada Rabu malam, 22 Oktober 2025, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir dan dapur umum di Kampung Bugen, Kelurahan Bangetayu, Kecamatan Genuk. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi terkini dan mengevaluasi upaya penanganan yang sedang berlangsung.
Agustina menjelaskan bahwa banjir di kawasan Genuk dan sekitarnya merupakan peristiwa tahunan yang disebabkan oleh tingginya curah hujan serta aliran air dari wilayah hulu. Berdasarkan pengalaman beberapa tahun terakhir, genangan air di daerah tersebut biasanya bertahan lama karena faktor topografi dan keterbatasan kapasitas saluran air.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Banjir di wilayah ini memang hampir setiap tahun terjadi. Kita selalu mendapat kiriman air dari wilayah atas ketika musim hujan tiba. Berdasarkan rata-rata pengalaman tahun-tahun sebelumnya, genangan di kawasan ini memang cenderung lama surutnya,” ujar Agustina di Semarang, Kamis.
Meski demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus melakukan berbagai langkah penanganan. Upaya koordinatif dilakukan bersama instansi terkait, termasuk Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Pemerintah Pusat, guna mempercepat surutnya genangan.
Sejak pagi, tim gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum, BPBD Kota Semarang, Dinas Sosial, serta BBWS Pemali Juana telah bergerak melakukan langkah teknis di lapangan.
“Kita sudah melakukan koordinasi sejak pagi dengan BBWS dan instansi lain. Hasilnya cukup signifikan, meski dalam satu dua hari ini genangan belum sepenuhnya surut. Pompa-pompa air milik BBWS akan segera dioperasikan kembali, dan tambahan pompa dari wilayah sekitar juga sedang dalam proses pemasangan,” jelasnya.
Penanganan Banjir dan Dukungan bagi Masyarakat
Selain meninjau kondisi banjir, Agustina memastikan dapur umum yang disiapkan oleh Pemkot Semarang melalui Dinas Sosial berfungsi dengan baik untuk memenuhi kebutuhan makanan warga terdampak. Dapur umum ini menjadi salah satu bentuk bantuan darurat yang diberikan kepada warga yang terkena dampak banjir.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan, mengingat sebagian besar warga Genuk bekerja di luar wilayah tempat tinggal mereka.
“Kita upayakan masyarakat tetap bisa beraktivitas. Banyak warga Genuk yang bekerja di tengah kota atau kabupaten lain, sehingga mobilitas mereka harus kita bantu semaksimal mungkin,” tambahnya.
Evaluasi dan Komunikasi dengan Warga
Wali Kota menegaskan bahwa Pemkot Semarang akan terus memantau situasi di lapangan dan melakukan evaluasi lanjutan apabila curah hujan tinggi masih terjadi. Pemerintah juga membuka komunikasi dengan warga untuk mengetahui kebutuhan mendesak selama masa tanggap darurat banjir.
Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
- Koordinasi dengan instansi terkait seperti BBWS dan Pemerintah Pusat
- Pemakaian pompa air untuk mempercepat surutnya genangan
- Pengadaan tambahan pompa dari wilayah sekitar
- Operasional dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan warga
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat meminimalkan dampak banjir terhadap masyarakat dan memastikan kelancaran aktivitas sehari-hari.