
FGD Z-Hub di Kota Magelang: Membangun Ekosistem Ekonomi Kreatif Berbasis Kolaborasi
Forum Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Pemerintah Kota Magelang dengan tema “Ruang Kolaboratif untuk Generasi Aktif dan Kreatif” menjadi momen penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Acara ini diadakan di Aula Sanden Sport Center, Senin (15/12/2025), dan dihadiri oleh berbagai pihak seperti generasi muda, akademisi, pelaku usaha, media, serta komunitas kreatif.
FGD ini menjadi wadah dialog antara pemerintah daerah dan para pegiat ekonomi kreatif untuk membahas potensi, tantangan, serta arah pengembangan sektor ini di Kota Magelang. Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menyebut FGD sebagai bagian dari upaya menghadirkan Z-Hub, yaitu ruang dialog dan kolaborasi bagi generasi muda dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Ini sesuai dengan metode heksa helix pada pola pembangunan Kota Magelang, yang melibatkan enam sektor yakni pemerintah, akademisi, pelaku usaha, media massa, masyarakat, dan hukum,” jelas Damar. Menurutnya, tantangan ekonomi saat ini tidak lagi bertumpu pada sumber daya alam, melainkan pada penguasaan pola pikir, kreativitas, serta kemampuan membangun persepsi dan inovasi.
Ekonomi modern bergerak pada narasi dan ide, bukan semata-mata produksi fisik. “Jika masyarakat hanya menjadi konsumen, maka ia akan menjadi objek pasar, bukan pelaku pembangunan. Karena itu, ekonomi kreatif adalah strategi untuk mendorong masyarakat mampu memproduksi dan memasarkan karya sendiri,” ujarnya.
Potensi Ekonomi Kreatif Kota Magelang
Damar menilai Kota Magelang memiliki potensi ekonomi kreatif yang nyata, mulai dari sektor kuliner, fesyen, konten kreatif, wisata, hingga penyelenggaraan event. Ia menegaskan bahwa pemerintah menyiapkan jalannya, sedangkan komunitaslah yang berjalan.
Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
- Kuliner lokal didorong naik kelas dari sekadar jajanan menjadi identitas kota.
- Fesyen dikembangkan melalui kolaborasi antara desainer muda, pelaku usaha, dan event kota.
- Konten kreatif diarahkan tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media promosi wisata dan aktivitas kota.
- Wisata dikembangkan dengan menjual pengalaman dan cerita, bukan sekadar lokasi.
Dukungan Pemerintah
Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Magelang, Kurry Yusuf, menyampaikan bahwa kehadiran Wali Kota dalam FGD menjadi bukti dukungan pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif. “Pemerintah serius untuk menguatkan ekosistem industri kreatif ke depan. Kami juga mengapresiasi UPT Sanden Sport Center yang telah mendukung penuh fasilitas kegiatan ini,” ujarnya.
Kurry berharap kegiatan FGD tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi ditindaklanjuti menjadi program nyata yang berdampak bagi pelaku ekonomi kreatif. Kepala Dispora Kota Magelang, Imam Baihaqi, menambahkan bahwa melalui FGD ini, aspirasi dan kebutuhan riil komunitas ekonomi kreatif dapat terhimpun sebagai dasar.
“FGD ini memberikan ruang kolaboratif untuk generasi aktif dan kreatif di Kota Magelang guna menciptakan sinergitas antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, masyarakat, media massa, pengusaha, dan komunitas kreatif,” imbuh Imam.
Tantangan dan Peluang
Meskipun potensi ekonomi kreatif di Kota Magelang cukup besar, masih ada beberapa tantangan yang perlu diperhatikan. Misalnya, kurangnya akses ke sumber daya, keterbatasan infrastruktur, serta minimnya kesadaran masyarakat terhadap nilai ekonomi kreatif. Namun, dengan adanya FGD dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan masalah ini dapat segera diatasi.
Selain itu, pelaku ekonomi kreatif juga perlu meningkatkan keterampilan dan kreativitas mereka agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Dengan bimbingan pemerintah dan dukungan dari berbagai pihak, peluang untuk berkembang sangat terbuka lebar.
Langkah Selanjutnya
Pemerintah Kota Magelang berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui berbagai program dan kebijakan. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah penguatan kapasitas komunitas kreatif melalui pelatihan, workshop, dan pameran. Selain itu, pemerintah juga akan memfasilitasi kerja sama antara pelaku usaha dengan akademisi dan media massa untuk memperluas jaringan dan penyebaran karya.