Inisiatif Lingkungan yang Menjadi Contoh Kolaborasi
Di tengah semangat menjaga kelestarian lingkungan, masyarakat Kota Makassar terus menunjukkan dukungan terhadap berbagai program pemerintah. Salah satu contohnya adalah peluncuran Gerakan Bioberkah (Biopori Mengubah Sampah Jadi Berkah) oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Vihara Vimalakirti pada Minggu (26/10/2025). Acara ini menjadi bukti nyata kerja sama antara pemerintah daerah dan komunitas keagamaan dalam memperkuat upaya menjaga lingkungan.
Gerakan Bioberkah merupakan inisiatif dari Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Makassar. Dalam acara tersebut, Wali Kota Munafri didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar sekaligus Ketua Dewan Lingkungan Hidup, Melinda Aksa. Program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat mengubah cara pengelolaan sampah rumah tangga agar lebih ramah lingkungan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Munafri menyampaikan apresiasi kepada umat Buddha yang aktif mendukung penerapan biopori dan pengolahan sampah organik. Ia menilai langkah ini sejalan dengan arah kebijakan lingkungan Pemkot Makassar. Saya senang melihat masyarakat bergerak sendiri, seperti yang dilakukan Permabudhi hari ini. Pemerintah bisa membuat aturan, tapi perubahan hanya akan terjadi kalau masyarakat ikut bergerak, ujarnya.
Saat ini, Pemkot Makassar sedang mengembangkan sistem pengelolaan sampah terintegrasi di setiap RT/RW. Melalui program tersebut, setiap wilayah diharapkan memiliki biopori, TEBA (Tempat Ekonomi Berbasis Alam), serta eco-enzyme. Langkah ini tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru dari hasil olahan sampah.
Sampah organik dapat diubah menjadi pupuk untuk urban farming, sementara pengembangan biopori membantu mempercepat resapan air guna mencegah banjir. Kita ingin menunjukkan bahwa bertani tidak harus di desa. Di kota juga bisa. Sisa dapur bisa jadi pupuk, biopori menumbuhkan tanaman, maggot bisa jadi pakan ikan atau ayam. Semua punya nilai ekonomi, jelas Appi.
Keberhasilan Makassar tidak masuk dalam daftar 336 daerah darurat sampah nasional versi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara pemerintah dan masyarakat membuahkan hasil. Sinergi ini menunjukkan bahwa perubahan menuju lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata bisa tercapai melalui partisipasi aktif warga.
Appi menargetkan program Bioberkah mampu melahirkan ribuan rumah tangga mandiri sampah di Makassar. Warga diharapkan mampu mengelola sampah sendiri, mengurangi beban TPA Antang, sekaligus menumbuhkan budaya zero waste di tengah masyarakat.
Ketua Permabudhi Makassar, Suzanna, menyampaikan bahwa Gerakan Bioberkah menjadi bentuk nyata dukungan umat Buddha terhadap program lingkungan Pemkot Makassar. Sebanyak 1.000 pipa biopori akan dibagikan kepada warga, dan 120 pipa pertama diserahkan secara simbolis saat kegiatan peluncuran. Mungkin terlihat sederhana, tapi ini langkah spiritual untuk belajar lebih repot demi masa depan yang lebih baik, ujar Suzanna.
Gerakan ini juga menjadi wadah pemersatu berbagai aliran umat Buddha di Makassar melalui semangat kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Strategi Pengelolaan Sampah yang Inovatif
Program Bioberkah menggabungkan beberapa strategi pengelolaan sampah yang inovatif. Pertama, penggunaan biopori yang membantu resapan air dan mencegah banjir. Kedua, pengolahan sampah organik menjadi pupuk untuk urban farming. Ketiga, pengembangan TEBA sebagai tempat ekonomi berbasis alam. Keempat, pembuatan eco-enzyme yang bermanfaat dalam pengolahan limbah.
Setiap elemen ini saling terkait dan saling mendukung. Biopori tidak hanya mencegah banjir, tetapi juga meningkatkan kualitas tanah. Sampah organik yang diolah menjadi pupuk dapat digunakan untuk pertanian perkotaan. TEBA memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat, sementara eco-enzyme menjadi solusi alami untuk pengolahan limbah.
Selain itu, program ini juga menciptakan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah. Dengan partisipasi aktif warga, program ini tidak hanya efektif dalam menjaga lingkungan, tetapi juga berdampak positif pada ekonomi lokal.
Masa Depan Lingkungan yang Lebih Baik
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, program Bioberkah menawarkan visi yang optimis tentang masa depan lingkungan. Dengan partisipasi aktif, masyarakat tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi dari sampah. Hal ini menunjukkan bahwa keberlanjutan lingkungan dan kemakmuran ekonomi bisa berjalan bersama.
Melalui inisiatif seperti ini, Makassar menunjukkan bahwa perubahan lingkungan bisa dicapai melalui inisiatif masyarakat. Dengan pendekatan yang inklusif dan partisipatif, program ini menjadi contoh yang bisa ditiru oleh daerah lain.