GGM Pertamina, Semangat Energi Baru di Majalengka

admin.aiotrade 26 Okt 2025 4 menit 13x dilihat
GGM Pertamina, Semangat Energi Baru di Majalengka
GGM Pertamina, Semangat Energi Baru di Majalengka

Gedung Gelanggang Generasi Muda (GGM) Pertamina: Simbol Kebangkitan dan Energi Baru

Di tengah riuhnya aktivitas kota Majalengka, Jawa Barat, berdiri megah sebuah bangunan yang memantulkan semangat baru. Gedung Gelanggang Generasi Muda (GGM) Pertamina menjadi simbol kebangkitan yang melahirkan banyak manfaat bagi masyarakat setempat. Tidak hanya sebagai gedung olahraga, GGM juga menjadi pusat pengembangan atlet dan pendorong ekonomi lokal.

Pembangunan yang Menyentuh Hati

Pembangunan GGM yang menelan anggaran sebesar Rp75 miliar melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini diresmikan oleh mantan Menteri BUMN Erick Thohir pada Maret 2024. Sejak saat itu, gedung ini telah memberikan dampak positif yang terasa hingga saat ini. Aktivitas di dalamnya tidak pernah berhenti, mulai dari pagi hingga malam hari. Latihan atlet, kejuaraan nasional, hingga pertunjukan acara besar sering kali menyemarakan gedung tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Lapangan demi lapangan berganti peran antar atlet. Dengan kapasitas lebih dari 850 kursi penonton, GGM sering kali dipenuhi sorak-sorai saat turnamen berlangsung. Hal ini mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap keberadaan gedung yang sangat bermanfaat ini.

Mewujudkan Asa Juara Dunia

Salah satu atlet yang merasakan dampak positif dari GGM adalah Riska Hermawan, peraih emas PON 2024 cabang pencak silat seni ganda putri. Dirinya mengaku latihan di GGM membuat dirinya merasa percaya diri. "Rasanya seperti punya markas sendiri. Gedung GGM ini bukan hanya tempat bertanding, tapi tempat menyalakan mimpi untuk mewujudkannya," ujarnya.

Dirinya berharap prestasi yang diraih bisa terus menular dan menjadi juara di tingkat yang lebih tinggi. "Saya bercita-cita ingin jadi juara di tingkat dunia, mohon doa restunya," katanya.

Hal senada diungkapkan oleh Dede Junaedi dan Disha Fajar Praharini, atlet voli putra-putri Majalengka. Keduanya merasakan betul dampak hadirnya GGM ini. Sebelum adanya GGM, mereka harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan lapangan sesuai standar Nasional. "Kini semua fokus dalam latihan. GGM ini benar-benar memberi kami kesempatan yang sama dengan atlet lainnya di kota-kota besar lainnya di Indonesia," ujar Disha.

Fasilitas Standar Internasional

GGM tidak hanya memiliki fasilitas olahraga yang lengkap, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai ruangan pendukung. Ada lapangan futsal, basket, voli, takraw, bulutangkis, hingga wall climbing. Selain itu, tersedia pula ruang kesehatan, ruang wasit, ruang ganti tiap cabang olahraga, sekretariat organisasi olahraga seperti KORMI dan KONI, mushola, toilet memadai, serta ruang operator dengan sistem CCTV modern.

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Majalengka, Uju Gunawan, GGM memiliki kapasitas lebih dari 850 kursi penonton. Sudah puluhan event olahraga digelar, ratusan atlet bergantian berlatih, dan penonton selalu antusias memenuhi tribun.

Energi yang Menghidupkan Ekonomi

Namun, denyut energi tidak hanya terasa di dalam gedung. Di luar gedung, kehidupan ekonomi juga ikut menyala. Siti Nurjanah, penjual gorengan di pelataran GGM, mengaku dagangannya kini laris manis. "Kalau ada event, bisa tiga kali lipat dari biasanya. Buat kami, adanya GGM ini berkah besar," ujarnya sambil tersenyum.

Hal serupa dirasakan oleh Ujang Supriatna, penjual aneka minuman. Menurutnya, jika ada atlet latihan, pasti beli minum atau sekadar ngopi. Misalnya, pada kejuaraan bola voli bulan September 2025 lalu, penghasilannya naik sampai Rp800 ribu sehari. "GGM ini bukan hanya cuma gedung olahraga, tapi sumber rezeki bagi kami para pedagang kecil," katanya.

Dinas Koperasi dan UMKM Majalengka mencatat, sejak GGM beroperasi, omzet UMKM sekitar lokasi meningkat rata-rata 35 persen. Beberapa produk kuliner khas Majalengka pun laris dibeli penonton maupun atlet dari luar daerah.

Energi yang Tak Pernah Padam

Bupati Majalengka H Eman Suherman mengaku bersyukur telah memiliki GGM ini. Ia menyebut bahwa GGM merupakan aset masa depan yang harus terus dijaga dan dirawat. "GGM bukan hanya milik atlet, tapi milik seluruh masyarakat Majalengka dan Jawa Barat," ujarnya.

Menurutnya, energi yang lahir dari GGM bukanlah energi listrik atau bahan bakar, melainkan energi manusia. Energi yang menyalakan mimpi, menggerakkan ekonomi, dan menjaga harapan agar terus berlatih dan berprestasi.

Multiplier Effect

Menurut Head Communication, Relation & CID Pertamina EP Zona 7, Wazirul Luthfi, pembangunan GGM Pertamina merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam menghadirkan energi yang tak hanya menggerakkan mesin, tapi juga memajukan olahraga dan peningkatan ekonomi masyarakat. "Kami ingin GGM menjadi rumah bagi atlet sekaligus pusat UMKM. Ini bukan hanya investasi sosial, tapi modal generasi masa depan," ujarnya.

Pertamina percaya bahwa energi sejati lahir dari semangat gotong royong. Bangunan GGM diharapkan dapat memberikan multiplier effect seperti meningkatkan prestasi olahraga, peningkatan ekonomi, dan manfaat lainnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan