Gibran Berangkat ke Gayo Lues Aceh dengan Helikopter dari Medan

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 16x dilihat
Gibran Berangkat ke Gayo Lues Aceh dengan Helikopter dari Medan


JAKARTA, aiotrade
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan perjalanan ke Medan, Sumatera Utara, dalam rangka kunjungan kerja. Ia transit di Lanud TNI AU Soewondo pada Rabu (17/12/2025), sebelum melanjutkan perjalanan menuju Aceh.

Gibran tiba di Medan sekitar pukul 08.00 WIB setelah melakukan penerbangan selama dua jam dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Kedatangannya disambut oleh Gubernur Sumatera Utara sekaligus adik iparnya, Bobby Nasution.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Setelah transit, Gibran melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Gayo Lues, Aceh menggunakan helikopter. Perjalanan memakan waktu sekitar satu jam.

Selama kunjungannya, Gibran akan meninjau kondisi pengungsi di Posko Desa Kampung Gumpang Lempuh serta melihat infrastruktur Jembatan Aih Boboh yang terputus akibat banjir.

Kemudian, ia akan berangkat ke Kabupaten Pidie Jaya untuk meninjau pengungsi di Posko Masjid At Taqwa Meunasah Balek. Selain itu, Gibran juga akan melihat jembatan yang putus di Kecamatan Meureudu.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Gibran didampingi oleh Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma'ruf.

Bencana banjir telah melanda beberapa wilayah di Aceh, termasuk Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Pidie, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Singkil, dan Kabupaten Aceh Selatan.

Ini merupakan kunjungan kedua Gibran setelah sebelumnya mengunjungi tiga titik wilayah terdampak banjir pada 4 Desember lalu. Saat itu, ia meninjau wilayah seperti Kabupaten Agam, Sumatera Barat; Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dan Aceh Singkil, Aceh.

Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk memastikan jalur distribusi bantuan bagi para korban berjalan cepat dan tepat sasaran sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Gibran juga menyampaikan kepada para korban bahwa dirinya akan terus memantau kondisi lapangan terkini hingga proses pemulihan pascabencana selesai.

Agenda Kunjungan Gibran di Aceh

  • Gibran tiba di Medan setelah melakukan penerbangan dari Jakarta.
  • Ia disambut oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
  • Setelah transit, Gibran melanjutkan perjalanan ke Gayo Lues menggunakan helikopter.
  • Tujuan pertama adalah meninjau posko pengungsi di Desa Kampung Gumpang Lempuh.
  • Selanjutnya, ia akan melihat kondisi Jembatan Aih Boboh yang rusak akibat banjir.
  • Kehadirannya di Aceh juga dilengkapi dengan peninjauan infrastruktur di Pidie Jaya.
  • Di sana, Gibran akan meninjau posko pengungsi di Masjid At Taqwa Meunasah Balek.
  • Ia juga akan melihat jembatan yang terputus di Kecamatan Meureudu.

Wilayah Terdampak Banjir di Aceh

Beberapa wilayah di Aceh yang terkena dampak banjir antara lain:
Kabupaten Aceh Tamiang
Kota Langsa
Kabupaten Aceh Timur
Kabupaten Aceh Utara
Kota Lhokseumawe
Kabupaten Bireuen
Kabupaten Pidie Jaya
Kabupaten Pidie
Kabupaten Bener Meriah
Kabupaten Gayo Lues
Kabupaten Aceh Singkil
Kabupaten Aceh Selatan

Tujuan Kunjungan Gibran

  • Memastikan distribusi bantuan berjalan cepat dan tepat sasaran.
  • Memantau kondisi pengungsi dan infrastruktur yang rusak.
  • Mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto.
  • Menjaga komunikasi dengan masyarakat terdampak.
  • Memastikan pemulihan pascabencana berjalan optimal.

Komentar Gibran

Gibran menyampaikan bahwa dirinya akan terus memantau situasi terkini di lokasi bencana hingga proses pemulihan selesai. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan