Gibran Dukung Soeharto, Gus Dur Dapat Gelar Pahlawan Nasional

admin.aiotrade 07 Nov 2025 2 menit 15x dilihat
Gibran Dukung Soeharto, Gus Dur Dapat Gelar Pahlawan Nasional


Salatiga – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan pendapatnya mengenai pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada dua tokoh penting, yaitu Presiden Ke-2 Republik Indonesia (RI) Jenderal Besar Soeharto dan Presiden Ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau dikenal sebagai Gus Dur. Menurut Gibran, keduanya layak mendapatkan penghargaan tersebut karena kontribusi besar yang telah diberikan bagi bangsa dan negara.

Pernyataan ini disampaikan Gibran saat ia diwawancarai setelah melakukan peninjauan Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (7/11/2025). Ia menegaskan bahwa proses pemberian gelar Pahlawan Nasional melalui tahapan yang panjang dan berat. "Saya kira gelar untuk pahlawan ini sudah melalui proses dan tahapan yang panjang ya," ujarnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Gibran menekankan bahwa nama-nama yang diajukan sebagai calon Pahlawan Nasional telah melewati evaluasi yang cukup ketat. Selain itu, ia menilai bahwa Soeharto dan Gus Dur memiliki peran penting dalam membangun Indonesia. "Apalagi beliau-beliau ini memberikan sumbangsih dan kontribusi besar untuk negara," katanya.

Soeharto, menurut Gibran, memiliki jasa besar dalam menciptakan swasembada pangan dan mengentaskan kemiskinan. "Pak Harto beliau berkontribusi dan berjasa besar untuk pembangunan swasembada pangan, dan juga pengentasan kemiskinan," ujar mantan wali kota Solo tersebut.

Di sisi lain, Gibran menilai Gus Dur memiliki peran signifikan dalam menghadapi isu intoleransi serta perlindungan terhadap hak asasi manusia (HAM). "Gus Dur sangat berkontribusi sekali untuk penyelesaian mengatasi masalah intoleransi, kebebasan untuk menunaikan ibadah, melindungi kaum minoritas, dan juga perlindungan hak asasi manusia," tambah Gibran.

Presiden Prabowo Subianto menerima 49 nama calon Pahlawan Nasional dari Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24 nama dipastikan masuk daftar prioritas. Nama Soeharto dan Gus Dur termasuk dalam daftar tersebut.

Fadli Zon, yang juga menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, menjelaskan bahwa proses pemilihan calon Pahlawan Nasional dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Proses ini bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada mereka yang telah berkontribusi nyata dalam membangun bangsa dan negara.

Dengan adanya pengajuan nama-nama tokoh seperti Soeharto dan Gus Dur, diharapkan dapat menjadi bentuk apresiasi terhadap jasa-jasa mereka selama masa pemerintahan masing-masing. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan