Pengumuman Resmi KGPAA Hamengkunegoro sebagai Raja Keraton Solo
Pihak Keraton Solo telah secara resmi mengumumkan bahwa KGPAA Hamengkunegoro telah sah menjadi Raja Pakubuwono XIV. Pernyataan ini disampaikan oleh Panitia Jumeneng Dalem Nata Binayangkare S.I.S.K.S. Pakoeboewono XIV, yaitu GKR Timoer Rumbay Kusuma Dewayani.
GKR Timoer menegaskan bahwa klaim dari pihak lain yang menyatakan berbeda adalah tidak benar. Ia juga menekankan bahwa prosesi jumenengan akan segera dilaksanakan tanpa perlu menunggu 40 hari setelah wafatnya Sinuhun Pakubuwomo XIII.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Undangan resmi untuk prosesi Hajad Dalem Jumeneng Dalem Nata Binayangkare PB XIV telah beredar. Isi undangan tersebut menyebutkan bahwa acara akan diadakan pada Sabtu Legi, 15 November 2025, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Acara ini bertujuan untuk melestarikan budaya dan memperingati kenaikan takhta raja.

Prosesi Adat Jumenengan dengan Tari Bedhoyo Ketawang
GKR Timoer Rumbay sebelumnya telah menyatakan bahwa jumenengan akan digelar dalam waktu dekat. Ia menjelaskan bahwa prosesi adat ini melibatkan tari bedhoyo ketawang dan tidak perlu menunggu hingga 40 hari setelah wafatnya Sinuhun Pakubuwomo XIII.
“Ya iya, itu benar (prosesi adat jumenengan dengan tari bedhoyo ketawang). Kami sedang mencari hari baiknya, karena bagi orang Jawa, harus ada hitungan-hitungan terlebih dahulu apakah hari itu baik atau tidak. Tidak perlu menunggu 40 hari,” ujarnya.
Pembentukan Badan Baru di Bawah Kepemimpinan Sinuhun Pakubuwono XIV
Selain itu, pihak Keraton Solo juga memastikan akan membentuk badan baru di bawah kepemimpinan Sinuhun Pakubuwono XIV. Hal ini akan dilakukan setelah prosesi jumenengan selesai.
“Ya pasti, ada arah ke sana (membentuk badan baru). Tapi pelan-pelan. Ini istilahnya untuk ngepyake jumenengan aja kita masih belum jadi. Nanti setelah itu baru kita akan rapatkan untuk pembentukan dan sebagainya. Tapi kan ini masih dalam suasana berkabung, jadi kita jalannya pelan-pelan ke arah yang ke sana,” tutur GKR Timoer.
Makna Jumenengan dalam Budaya Keraton Solo
Jumenengan biasanya digelar untuk memperingati kenaikan takhta raja atau ratu. Di Keraton Solo, acara ini memiliki makna penting sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian tradisi.
Pengangkatan Raja Keraton Solo PB XIV sempat menjadi sorotan karena tidak menunggu 40 hari wafatnya PB XIII. Namun, pihak Keraton menegaskan bahwa keputusan ini sudah sesuai dengan aturan dan tradisi yang berlaku.
Dengan pengumuman resmi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami dan mendukung prosesi jumenengan serta pembentukan badan baru di bawah kepemimpinan Sinuhun Pakubuwono XIV.