
Penambahan Modal dan Strategi Perkuat Fondasi Keuangan GMFI
PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) atau GMF AeroAsia akan melaksanakan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) II atau rights issue. Pemegang saham telah menyetujui rencana aksi korporasi tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan hari ini, Jumat (24/10/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Perusahaan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 124,27 miliar lembar saham Seri B dengan nilai Rp 25 per saham. Melalui rights issue ini, GMFI akan menerima penyetoran modal non-tunai (inbreng) dari PT Angkasa Pura Indonesia (API) berbentuk lahan senilai Rp 5,66 triliun.
Lahan itu berada di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang seluas 972.123 m² yang mencakup area operasional utama Hanggar 1 hingga Hanggar 4. Langkah ini menjadi bagian dari strategi penguatan struktur permodalan dan fundamental keuangan GMFI.
Direktur Utama GMFI Andi Fahrurrozi menyampaikan bahwa aksi korporasi ini bukan sekadar langkah finansial, tetapi pondasi strategis agar GMFI dapat bergerak lebih lincah dan berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa penyertaan modal dari API merupakan bagian dari program restrukturisasi Garuda Indonesia yang sebelumnya telah disetujui oleh pemerintah.
Manfaat Dana Hasil Rights Issue
Dana hasil rights issue akan dimanfaatkan sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan operasional, memastikan standar keselamatan dan kualitas layanan tetap terjaga, serta memperkuat kepercayaan pelanggan. Selain itu, dana tersebut juga akan digunakan untuk memperluas kapasitas bisnis, memperkuat kemandirian operasional, serta memperkokoh posisinya sebagai MRO terintegrasi yang andal di tingkat global.
Andi menegaskan bahwa integrasi strategis antara GMFI dan ekosistem aviasi nasional di bawah naungan API menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan perusahaan. Dengan memiliki aset strategis dan struktur permodalan yang lebih kuat, GMFI siap menghadapi tantangan pasar dan meningkatkan daya saing secara global.
Perkembangan Ekuitas GMFI
Tercermin dari posisi ekuitas GMFI yang diproyeksikan berbalik positif dari sebelumnya minus 248,99 juta dollar AS menjadi positif 102,87 juta dollar AS. Hal ini menunjukkan bahwa langkah-langkah yang diambil oleh perusahaan telah memberikan dampak positif terhadap kesehatan keuangan perusahaan.
Peningkatan ekuitas ini juga menjadi indikator bahwa GMFI semakin memperkuat fondasi keuangan dan kemampuan untuk menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi di masa depan. Dengan demikian, GMFI tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada stabilitas dan keberlanjutan operasional.
Langkah Berkelanjutan dan Strategis
Dalam rangka memperkuat posisi sebagai MRO terintegrasi, GMFI terus melakukan inovasi dan pengembangan berkelanjutan. Hal ini mencakup penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan, serta pemanfaatan sumber daya yang ada secara optimal.
Selain itu, GMFI juga berkomitmen untuk menjaga hubungan baik dengan mitra strategis seperti API dan instansi terkait lainnya. Dengan adanya dukungan dari pihak-pihak tersebut, GMFI memiliki peluang besar untuk berkembang lebih pesat dan memperluas jaringan bisnisnya di tingkat regional maupun internasional.
Dengan strategi yang matang dan komitmen terhadap keberlanjutan, GMFI yakin dapat mencapai target yang ditetapkan dan menjadi pemain utama dalam industri aviasi Indonesia.