
Prospek Kinerja GOTO di Tengah Perbaikan Fundamental dan Strategi Efisiensi
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) diproyeksikan menunjukkan pertumbuhan positif dalam kinerja kuartal III-2025. Proyeksi ini menunjukkan bahwa tren perbaikan kinerja akan terus berlanjut hingga akhir tahun, meskipun ada beberapa tantangan yang perlu diperhatikan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Fokus pada Efisiensi dan Monetisasi Ekosistem
Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas, Abdul Azis Setyo Wibowo, menyatakan bahwa kinerja GOTO di kuartal III-2025 masih menunjukkan tren perbaikan. Hal ini didorong oleh fokus perusahaan pada efisiensi biaya dan monetisasi ekosistem. Pendapatan GOTO diperkirakan tumbuh positif, didukung oleh kenaikan volume transaksi pada layanan e-commerce dan on-demand, terutama menjelang periode promo akhir tahun.
Dari sisi profitabilitas, EBITDA yang disesuaikan diperkirakan semakin mendekati titik impas. Penurunan beban insentif dan optimalisasi biaya pemasaran menjadi faktor utama dalam peningkatan ini. Meski demikian, Aziz mengingatkan bahwa tekanan kompetisi dan kondisi makro tetap menjadi faktor yang perlu diwaspadai.
Pertumbuhan di Segmen Pasar Massal dan Premium
Analisis dari BRI Danareksa Sekuritas, Kafi Ananta & Erindra Krisnawan, menambahkan bahwa GOTO terus berfokus pada pendalaman penetrasi di layanan premium sambil mengejar pertumbuhan di segmen pasar massal. Mereka memproyeksikan pendapatan GOTO bisa tumbuh sebesar 11% secara tahunan di akhir 2025.
EBITDA yang disesuaikan GOTO masih sesuai dengan ekspektasi. Kontribusi kuat dari GoTo Financial dan jalur yang lebih pendek menuju laba bersih positif menjadi alasan utama proyeksi ini. Menurut laporan mereka, rugi bersih GOTO diproyeksikan mencapai Rp 426 miliar, sedangkan pendapatan diperkirakan mencapai Rp 17,89 triliun dengan EBITDA sebesar Rp 1,03 triliun.
Valuasi Saham yang Menarik
Kafi dan Erindra menilai saham GOTO masih relatif menarik di level 3,5 kali P/S di 2025. Hal ini dikarenakan kinerja harga saham yang tertinggal. Jika dibandingkan dengan saham GRAB di pasar saham Amerika Serikat (AS), valuasi GOTO masih lebih menarik.
Saat ini, GRAB di AS diperdagangkan pada valuasi 7,3 kali P/S di 2025. Angka ini berada di kisaran plus satu standar deviasi dari rata-rata historisnya setelah reli. Dengan demikian, GOTO dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang lebih baik.
Rekomendasi Investasi
BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham GOTO. Mereka meyakini kinerja keuangan yang membaik layak mendapatkan re-rating menuju target harga Rp 100. Sementara itu, Kiwoom Sekuritas juga merekomendasikan beli GOTO dengan target harga Rp 65.
Dengan arah fundamental yang mulai stabil dan strategi efisiensi yang terus diterapkan, prospek kinerja GOTO di masa depan terlihat optimis. Namun, investor perlu tetap waspada terhadap risiko yang mungkin muncul, seperti persaingan ketat dan fluktuasi kondisi makroekonomi.