GoTo Respons Mergers dengan Grab: Belum Ada Keputusan Resmi

admin.aiotrade 11 Nov 2025 2 menit 14x dilihat
GoTo Respons Mergers dengan Grab: Belum Ada Keputusan Resmi

Pernyataan GoTo Mengenai Rencana Kolaborasi dengan Grab

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menyambut baik upaya pemerintah Indonesia dalam memperkuat ekosistem digital nasional. Salah satu inisiatif yang menjadi fokus adalah rencana penggabungan antara GoTo dan Grab. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk mendukung kebijakan dan regulasi pemerintah yang bertujuan menciptakan industri yang efisien, adil, dan berkelanjutan bagi semua pemangku kepentingan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Direktur Legal dan Group Corporate Secretary GoTo, RA Koesoemohadiani, dalam keterangan resmi mengatakan bahwa perusahaan siap mendukung arahan pemerintah. Namun, hingga saat ini belum ada keputusan atau kesepakatan terkait rencana merger tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil akan selalu mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham serta menjaga kepentingan terbaik bagi mitra pengemudi, mitra UMKM, pelanggan, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

GoTo saat ini berada pada posisi terkuat dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini didukung oleh rencana strategis dan kemajuan menuju profitabilitas berkelanjutan, sebagaimana terlihat dari kinerja kuartal III 2025. Koesoemohadiani menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kepercayaan dari mitra pengemudi, mitra UMKM, serta konsumen yang telah membantu pencapaian ini.

Agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)

Terkait agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Koesoemohadiani memastikan bahwa kegiatan tersebut tidak berkaitan dengan rencana aksi korporasi apa pun. Informasi lebih lanjut akan disampaikan sesuai ketentuan yang berlaku saat pemanggilan RUPSLB pada 25 November 2025.

Ia menekankan bahwa direksi dan manajemen terus berkomitmen untuk bertindak secara profesional serta mengutamakan kepentingan seluruh pemangku kepentingan.

Fokus pada Eksekusi Strategis

Fokus utama GoTo saat ini tetap pada eksekusi strategis untuk mencapai sasaran jangka panjang dan menciptakan nilai bagi para pemegang saham serta seluruh ekosistem GoTo.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut adanya rencana penggabungan antara GoTo dan Grab. Menurutnya, pembahasan tersebut merupakan bagian dari diskusi yang lebih luas mengenai rancangan peraturan presiden (perpres) terkait ojek daring.

Prasetyo juga menjelaskan bahwa Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) akan terlibat dalam proses penggabungan dua perusahaan tersebut. “Kira-kira begitu (Danantara terlibat),” ujarnya.

Menurutnya, rencana penggabungan kedua perusahaan itu masih dalam tahap pencarian bentuk, yang bisa berupa merger ataupun akuisisi. “Ya ini lagi dicari skemanya,” tambahnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan