Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Ginsi Kembangkan Ekonomi Daerah

admin.aiotrade 20 Des 2025 2 menit 14x dilihat
Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Ginsi Kembangkan Ekonomi Daerah
Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Ginsi Kembangkan Ekonomi Daerah

Peran Ginsi dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya peran Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (Ginsi) di wilayah setempat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Dalam acara pengukuhan pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) Ginsi Jateng di Hotel Grasia, Kota Semarang, pada Kamis, 18 Desember 2025, ia menyampaikan bahwa Jawa Tengah harus menjadi pusat investasi baru di masa depan.

β€œKita adalah salah satu provinsi yang ke depan harus menjadi pusat investasi baru. Mohon didukung oleh seluruh pihak, termasuk di dalamnya Ginsi,” ujar Luthfi. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

AioTrade Autopilot
πŸ”₯ SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Upaya Pemprov Jateng dalam Mengembangkan Kawasan Industri

Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Jateng terus menggenjot pembangunan kawasan industri atau kawasan ekonomi khusus baru. Selain itu, pihaknya juga mengakselerasi revitalisasi pelabuhan Tanjung Emas dan pemanfaatan Bandara Internasional Ahmad Yani. Pemprov Jateng juga mendukung upaya PT KAI dalam membuat dry port, yaitu tempat bongkar muat barang.

Struktur impor Jawa Tengah didominasi oleh bahan baku industri sebesar 83,34%, barang modal sebesar 10,89%, dan barang konsumsi sebesar 4,77%. Angka ini mencerminkan dukungan kuat terhadap kegiatan industri dan investasi. Komoditas impor non migas meliputi:

  • Mesin/peralatan mekanis/elektrik serta bagiannya sebesar 27,67%
  • Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) sebesar 17,37%
  • Plastik dan Barang dari Plastik sebesar 8,54%

Negara asal impor non migas meliputi:

  • China (60,10%)
  • ASEAN (10,25%)
  • Amerika Serikat (5,80%)
  • Hongkong (3,32%)
  • Brazil (2,76%)

Pertumbuhan Ekspor Jawa Tengah

Di samping nilai impor tersebut, kinerja ekspor Jawa Tengah juga tumbuh pada tahun 2025. Tercatat ekspor non migas Januari-Oktober 2025 mencapai US$ 10,11 miliar. Pertumbuhan sebesar 11,29% dibanding periode yang sama di 2024 menunjukkan kemajuan signifikan. Jawa Tengah berada di peringkat 11 se-Indonesia dalam hal ekspor.

Negara tujuan ekspor utama Jawa Tengah meliputi:

  • Amerika Serikat (USD 4.780,94 juta/47,29%)
  • Jepang (USD 816,16 juta/8,07%)
  • Tiongkok (USD 457,71 juta/4,53%)
  • Belanda (USD 339,59 juta/3,36%)
  • Korea Selatan (USD 279,68 juta/2,77%)

Peran Ginsi dalam Mendukung Pelaku Usaha

Ketua Umum BPP Ginsi, Capt. Subandi, menegaskan bahwa Ginsi harus memberikan manfaat kepada pelaku usaha importasi. Ia menekankan bahwa Ginsi Jateng harus meningkatkan perannya dalam memajukan perkonomian Jawa Tengah serta turut serta dalam menyejahterakan masyarakat.

[GAMBAR-0]

"Ginsi Jateng juga harus terus berani menyampaikan dan meluruskan stigma negatif yang biasa disematkan kepada pelaku usaha importasi. Ginsi harus menjembatani kepentingan pelaku usaha dan pemerintah," tambahnya. Ia menilai bahwa kolaborasi antara Ginsi dan pemerintah akan membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan