Gubernur DKI Pramono Anung Cek Lokasi Ledakan SMAN 72 Jakarta yang Melukai 54 Orang

admin.aiotrade 07 Nov 2025 2 menit 15x dilihat
Gubernur DKI Pramono Anung Cek Lokasi Ledakan SMAN 72 Jakarta yang Melukai 54 Orang

Gubernur DKI Jakarta Meninjau Lokasi Ledakan di SMA 72

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan kunjungan langsung ke lokasi ledakan yang terjadi di SMA 72, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kedatangan Pramono terjadi pada Jumat (7/11) sekitar pukul 15.58 WIB. Ia tiba bersama dengan Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, serta Kasatpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan dan jajaran lainnya dari Pemprov DKI.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dengan mengenakan kemeja putih, Pramono masuk ke dalam area sekolah untuk meninjau titik ledakan. Namun, hanya dalam waktu 10 menit, ia dan rombongan kembali keluar dari lokasi kejadian. Meski telah melakukan peninjauan, Pramono tidak memberikan keterangan apa pun mengenai insiden tersebut.

Korban Ledakan Ditetapkan sebagai Siswa yang Terluka Ringan hingga Sedang

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, menjelaskan bahwa total ada 54 siswa yang mengalami luka ringan hingga sedang akibat ledakan di SMA 72. Para korban telah dievakuasi ke RS Yarsi dan RS Islam Jakarta, Cempaka Putih.

"Data yang kita terima, 54 orang mengalami luka ringan hingga sedang. Beberapa di antaranya sudah pulang sementara. Perkembangan lebih lanjut akan diinformasikan lagi," ujar Asep.

Pelaku Diduga Seorang Siswa yang Mengalami Bullying

Seorang saksi mata yang juga merupakan siswa SMA 72 mengungkapkan bahwa pelaku adalah teman sekelasnya, yaitu seorang siswa kelas XII berinisial FN. FN dikenal sebagai sosok yang pendiam dan sering menyendiri di lingkungan sekolah. Selain itu, FN disebut kerap menjadi korban bullying.

Menurut ZA, salah satu saksi, FN diduga memiliki dendam terhadap teman-temannya karena pengalaman perundungan yang dialaminya. Bahkan, FN mengaku telah menempelkan bahan peledak di tiga titik di sekolah, termasuk di musala dan kantin.

Ledakan pertama terjadi saat salat Jumat berlangsung di musala. Akibatnya, lebih dari 52 siswa mengalami luka. ZA mengatakan bahwa ia mendengar suara ledakan keras hingga dua hingga tiga kali. Saat dicek, ditemukan benda yang diduga merupakan bom rakitan yang dibuat menggunakan baterai dan kaleng minuman.

"Bomnya seperti kawat besi, bukan petasan kertas, tapi seperti kaleng minuman di dalam diduga ada bahan peledak," jelas ZA.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan