
Gubernur Jawa Barat dan Proyek BBM Buatan Indonesia
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi perhatian publik setelah membahas proyek Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diberi nama Bobibos. Proyek ini merupakan inovasi dalam pengembangan bahan bakar alternatif yang diharapkan mampu mengurangi emisi karbon.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam pertemuan dengan anggota DPR RI, Mulyadi, Dedi menunjukkan sisi lain dirinya yang sederhana dan dekat dengan masyarakat. Ia lebih memilih menghabiskan waktu di sawah daripada melakukan perjalanan wisata ke luar negeri. Hal ini menunjukkan komitmennya terhadap kehidupan petani dan pertanian lokal.
Ia juga menyampaikan bahwa sebenarnya sempat diundang untuk hadir dalam acara tertentu, tetapi tidak sempat datang. "Waktu itu saya diundang, tapi tidak sempat datang," ujarnya dengan senyum, seperti dilaporkan oleh Radar Bogor (Jawa Pos Group). Setelah peluncuran, program ini viral dan ramai dibicarakan netizen yang menilai bahwa setiap inovasi harus selalu berkolaborasi dengan Pak Gubernur.
Pada kesempatan tersebut, keduanya turut meninjau langsung hasil uji coba teknologi pertanian. Uji coba lapangan yang dilakukan oleh Dedi Mulyadi menggunakan mesin traktor diesel di Lembur Pakuan, Subang. Hasilnya, mesin bekerja optimal dengan tarikan ringan dan asap buangan lebih bersih.
Mulyadi juga menjelaskan bahwa hasil pengujian menunjukkan angka oktan 98,1 yang menandakan hasil yang cukup baik. "Oh iya, Pak. Hasil uji coba itu ron-nya 98,1, Pak," katanya. "Oke, traktornya suruh maju ke sini," tambah Gubernur Jawa Barat sambil mengarahkan staf operator alat beratnya.
Peluncuran Bobibos dan Keunggulan Produk
Bobibos sendiri diluncurkan oleh PT Inti Sinergi Formula di Bumi Sultan Jonggol, Kabupaten Bogor pada Minggu (2/11). Bahan bakar ini diklaim sebagai alternatif yang mampu menekan emisi hingga mendekati nol. Penggunaan bahan baku dari tanaman lokal di berbagai daerah, termasuk kawasan sawah di Indonesia, menjadi salah satu keunggulan utamanya.
"Bobibos berasal dari tanaman, artinya kita bisa memproduksi bahan baku dimanapun di seluruh Indonesia," ujar Founder Bobibos, M. Ikhlas Thamrin, seperti dilaporkan dalam unggahan akun Instagram @bobibos_, Selasa (4/11).
Bobibos telah dipatenkan, baik inovasinya maupun mereknya. Bahkan, produk ini diklaim telah mendapatkan sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Produk Migas (Lemigas), yang merupakan lembaga di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kandungan emisi hasil Bobibos akan memiliki angka rendah, dengan hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa produk ini hampir mendekati RON 98.
Performa dan Harga Bobibos
Performa yang ditawarkan Bobibos diklaim mampu menempuh perjalanan yang lebih jauh dibandingkan dengan bahan bakar minyak solar secara umum. Bobibos terdiri dari dua produk utama untuk mesin diesel dan bensin. Di antaranya yakni produk berwarna merah untuk mesin diesel dan putih untuk mesin bensin, keduanya sama-sama berasal dari limbah pertanian nabati alias biofuel.
Meski begitu, harga pasti dari produk BBM ini belum diungkapkan. Namun, beredar kabar bahwa harganya akan hampir sepertiga dari produk BBM biasa. Hal ini menunjukkan potensi besar dari Bobibos sebagai solusi energi alternatif yang ramah lingkungan dan ekonomis.