Gubernur Kaltim Jadi Sorotan Video Lama Main HP Saat Demo, Melanie Subono Sindir

Gubernur Kaltim Jadi Sorotan Video Lama Main HP Saat Demo, Melanie Subono Sindir
Gubernur Kaltim Jadi Sorotan Video Lama Main HP Saat Demo, Melanie Subono Sindir

Gubernur Kalimantan Timur Dikritik Karena Tindakan Saat Demo

Video lama yang menampilkan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, sedang menggunakan ponsel saat demonstrasi kembali viral di media sosial. Video tersebut mencuat kembali di tengah situasi yang memanas karena demo mahasiswa di depan Kantor Gubernur pada Selasa (21/4/2026). Rekaman tersebut menunjukkan suasana saat Rudy duduk bersama sejumlah mahasiswa di lokasi demonstrasi.

Namun, saat salah satu perwakilan massa menyampaikan aspirasi melalui pengeras suara, Rudy justru tampak fokus pada layar ponselnya. Sikap ini langsung memicu reaksi dari mahasiswa yang berada di dekatnya. Seorang mahasiswa langsung melontarkan teguran keras kepada gubernur.

"Pak!, jangan main HP pak!" tegas mahasiswa tersebut. Mendengar teguran itu, Rudy Mas'ud langsung memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku baju.

Sindiran Pedas dari Melanie Subono

Sorotan publik semakin tajam setelah aktivis Melanie Subono mengunggah kembali momen tersebut melalui media sosial pribadinya. Ia menyisipkan sindiran terkait etika dalam menerima suara rakyat.

"Cara dan contoh menerima aspirasi rakyat dengan baik dan benar," tulis Melanie dalam unggahannya. Unggahan ini seketika dibanjiri komentar dari warganet. Banyak yang menyayangkan sikap tersebut karena dinilai kurang menghargai masyarakat.

Beberapa komentar yang muncul antara lain:

  • "See? Gubernur enggak ada respect sama warganya sendiri."
  • "Tidak sopan sekali, layak untuk dinepalkan."
  • "Dasar enggak punya adab. Seperti itu jadi junjungan? Malu ih."

Klarifikasi: Video Lama di Tengah Isu Baru

Meski memicu amarah publik, sejumlah warganet mencoba memberikan konteks bahwa video tersebut merupakan kejadian lama. Kabarnya, video itu diambil saat demonstrasi terkait program "Beasiswa Gratispol" beberapa waktu lalu.

  • "Video lama ini kak. Yang kemaren tanggal 21 April beliau kagak muncul," tulis akun @chrizt_randy.
  • "Maaf kak ini video demo sebelumnya kak. kalau pas kemarin tanggal 21 April 2026 dia enggak keluar, malam pas sudah mulai sepi baru dia berani keluar pulang jalan kaki ke rumah jabatannya," sahut @youllyeyashriffu.
  • "Ini demo pertama, berkaitan program beasiswa Gratispol yang zonk," balas @tira_asha.

Kondisi Terkini: Demo Berujung Ricuh

Sementara itu, kondisi di Kalimantan Timur pada Selasa (21/4/2026) dilaporkan sempat mencekam. Massa yang menuntut audiensi kecewa karena tidak berhasil menemui Gubernur. Aksi yang dimulai sejak pukul 14.00 WITA tersebut berakhir ricuh hingga malam hari.

Kapolda Kalimantan Timur, Endar Priantoro, membenarkan bahwa Rudy Mas'ud berada di kantornya saat massa datang, namun memilih tidak melakukan audiensi. "Gubernur ada tadi di kantor, tapi memang tidak menerima mereka untuk audiensi," ungkapnya.

Ketegangan memuncak saat massa dan aparat terlibat aksi saling lempar, hingga akhirnya polisi mengerahkan water cannon untuk membubarkan kerumunan. Ada sejumlah isu krusial yang dibawa oleh massa aksi, mulai dari tuntutan penghentian praktik KKN hingga kritik tajam atas gaya hidup mewah pejabat.

Beberapa poin yang disorot meliputi anggaran fantastis rumah jabatan senilai Rp 25 miliar, yang mencakup pengadaan akuarium laut serta alat kebugaran. Selain itu, pengadaan mobil dinas mewah jenis Range Rover seharga Rp 8,5 miliar juga menjadi pemicu kemarahan massa.

Pasca-demo mereda, Rudy Mas'ud terpantau meninggalkan kantor gubernur di bawah pengawalan ketat tanpa memberikan pernyataan sedikit pun kepada awak media.