Gubernur Koster Dorong Program Gizi BGN di Bali

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 11x dilihat
Gubernur Koster Dorong Program Gizi BGN di Bali
Gubernur Koster Dorong Program Gizi BGN di Bali

Gubernur Bali Dukung Program SPPG untuk Percepat Pencegahan Stunting dan KEK

Gubernur Bali, Wayan Koster, menyambut baik inisiatif Badan Gizi Nasional (BGN) dalam menjalankan Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Bali. Hal ini disampaikan saat ia menerima laporan langsung dari Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, Dr. Ir. Tigor Pangaribuan, M.M., MBA., pada Jumat (Sukra Pon, Julungwangi) 7 Nopember 2025 di Jayasabha.

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan bahwa percepatan pelaksanaan SPPG di Klungkung telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Saat ini, terdapat 4 dapur dalam proses pembangunan, 1 dapur sedang dalam survei, dan sebanyak 110 dapur sudah beroperasi di Bali. Meski demikian, capaian target masih jauh dari yang diharapkan. Dari total target 1.049.967 penerima manfaat, baru tercapai 275.127 orang. Target utama adalah agar seluruh dapur beroperasi penuh pada Februari 2026.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Deputi Tigor Pangaribuan menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Koster atas dukungan yang diberikan. Ia menyebutkan bahwa pelaksanaan SPPG di Bali telah mencapai 30 persen. Selain itu, kehadiran SPPG diharapkan dapat mempercepat pencegahan KEK (Kekurangan Energi Kronis) dan stunting melalui pola asuh 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Wayan Koster mengingatkan Deputi BGN untuk mempertimbangkan antisipasi ketika terjadi kekurangan bahan pangan selama pelaksanaan program. Ia menyarankan agar BGN meningkatkan serapan pangan lokal dengan memanfaatkan produk-produk lokal Bali seperti sayur mayur, telur, ikan, ayam, hingga buah-buahan sebagai bahan utama dalam program ini.

“Hasil pertanian kita di Bali sangat cukup untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), jadi serapan pangan lokal Bali harus ditingkatkan dalam program ini,” ujar Gubernur Bali, yang langsung mendapat sambutan positif dari Deputi Tigor Pangaribuan.

Strategi Penyediaan Pangan Lokal dalam SPPG

Beberapa strategi yang direkomendasikan oleh Gubernur Koster antara lain:

  • Pemanfaatan hasil pertanian lokal sebagai bahan utama dalam penyediaan makanan bergizi.
  • Peningkatan keterlibatan petani lokal dalam pasokan bahan pangan.
  • Kolaborasi antara BGN dan pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan bahan pangan.

Selain itu, Gubernur juga menekankan pentingnya pendidikan masyarakat tentang nutrisi dan kesehatan. Ia berharap program ini tidak hanya memberikan makanan bergizi, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang.

Tantangan dan Peluang dalam Implementasi SPPG

Meskipun ada progres yang tercatat, masih terdapat beberapa tantangan dalam implementasi SPPG di Bali. Di antaranya adalah:

  • Keterbatasan anggaran dan sumber daya.
  • Kurangnya koordinasi antara lembaga pemerintah dan masyarakat.
  • Ketergantungan pada bahan pangan impor yang bisa menyebabkan fluktuasi harga.

Namun, dengan dukungan penuh dari Gubernur Bali, serta kerja sama yang baik antara BGN dan pemerintah daerah, peluang untuk sukses dalam program ini sangat besar. Bali memiliki potensi alam dan sumber daya yang cukup untuk mendukung program SPPG secara mandiri.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan