
Peninjauan dan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Banjir
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan peninjauan dan penyerahan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Genuk, Kota Semarang, pada Senin, 27 Oktober 2025. Dalam kunjungannya tersebut, ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang dalam memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Kami memastikan bahwa semua OPD bergerak bersama-sama. Kami pastikan semua bantuan dari dinas-dinas terkait tepat sasaran, itu penting," ujar Ahmad Luthfi di Kantor Kecamatan Genuk.
Total bantuan yang diserahkan mencapai Rp 410.453.526. Bantuan tersebut terdiri dari logistik permakanan dan non-permakanan, termasuk beras sebanyak 2,5 ton serta obat-obatan.
"Semuanya dari sembako, obat-obatan, permakanan, serta donasi-donasi yang lain. Diharapkan tepat sasaran sehingga masyarakat kita bisa lebih berdaya," tambahnya.
Selain bantuan logistik, layanan kesehatan pasca-banjir juga dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah provinsi dengan pemerintah Kota Semarang. Layanan kesehatan tersebut disiagakan selama 24 jam sehari.
"Posko-posko kesehatan juga ada, ini saya mau cek," ujar Luthfi didampingi Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.
Tanggapan Warga dan Kebutuhan Masyarakat
Salah satu warga Genuksari, Ririn, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Gubernur Ahmad Luthfi. Ia mengatakan, bantuan berupa beras, sembako, dan lainnya sangat membantu, apalagi kondisi saat ini membuat dirinya tidak bisa berjualan selama satu pekan.
"Terima kasih sekali atas bantuannya. Tidak terduga-duga ini dapat bantuan. Kondisi rumah aman, cuma depannya penuh air. Bantuan ini membantu karena tidak bisa jualan selama seminggu. Akses jalan banjir semua," ujarnya.
Camat Genuk, Pranyoto, menjelaskan bahwa bantuan seperti sembako dan logistik lainnya, termasuk obat-obatan, memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat pasca-banjir. Ia berharap agar tidak ada lagi banjir setelah ini.
"Harapannya tentu tidak ada banjir lagi setelah ini. Kondisi sekarang tidak ada pengungsi di Kecamatan Genuk," katanya.
Upaya Pemerintah dalam Mengatasi Banjir
Sebagai informasi, beberapa upaya telah dilakukan Pemerintah Provinsi Jateng untuk mengatasi banjir di Kota Semarang. Di antaranya adalah pendirian dapur umum, penambahan pompa penyedot air, bantuan logistik, petugas untuk mengatur lalu lintas, dan sebagainya.
Ahmad Luthfi juga sudah memberikan instruksi kepada seluruh dinas dan stakeholder terkait untuk terus memantau dan mengambil langkah cepat. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk penanganan, termasuk membuat sodetan-sodetan di lokasi banjir, harus disiapkan dengan matang, mengingat kondisi cuaca masih tidak menentu.