
jateng.aiotrade, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi terus berupaya memperkenalkan potensi ekonomi wilayahnya kepada para investor, termasuk pemodal asing. Dia meyakini bahwa Jateng masih menjadi daya tarik utama dalam dunia investasi.
Pada seminar bertema “Tantangan dan Peluang Ekspor Pasca-Kebijakan Trump” yang digelar dalam rangka Business Gathering 2025 di Semarang, Senin (20/10/2025), Gubernur Luthfi menyampaikan bahwa Jateng tetap menarik minat investor meski dunia sedang menghadapi ketidakpastian. Menurutnya, Jateng mampu menjaga stabilitas ekonomi dan sosial meskipun dunia dilanda pandemi, perang, dan gejolak geopolitik.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Salah satu faktor utama yang membuat Jateng menarik adalah keamanannya. Tidak ada konflik komunal atau gangguan keamanan yang signifikan. Masyarakat Jateng dinilai tenang, nyaman, dan aman untuk berinvestasi.
- Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng terus memperkuat iklim investasi dengan mempermudah proses perizinan. Kemudahan ini berlaku bagi penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN).
Selain itu, Gubernur Luthfi juga menyatakan bahwa tenaga kerja di Jateng sangat kompetitif. Mereka mampu menghadapi guncangan ekonomi dunia karena semangat kebersamaan dan kesiapan menghadapi perubahan.
Dalam acara tersebut, Gubernur Luthfi menilai bahwa kebijakan tarif yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump justru memberikan dampak positif bagi ekonomi Jateng. Banyak investor dari berbagai negara berbondong-bondong ke Jateng untuk berinvestasi.
- Produk unggulan Jateng seperti sarang burung walet, kulit kambing, ikan, udang, rajungan, dan olahan kayu sangat diminati pasar Amerika dan Uni Eropa. Nilai ekspor Jateng pada Januari–Agustus 2025 mencapai USD 7,95 miliar, naik 10 persen dibanding tahun lalu dengan surplus perdagangan sebesar USD 2,19 miliar.
Gubernur Luthfi juga membahas pengembangan kawasan industri di Jateng, seperti KITB Batang, Kawasan Industri Kendal, dan kawasan lainnya yang mampu menciptakan pusat-pusat ekonomi baru.
- Selain itu, ia mendorong konektivitas antarwilayah seperti Solo Raya, Semarang Raya, Pati Raya, hingga Banyumas Raya untuk menciptakan pemerataan ekonomi.
Menurut Luthfi, tren global ekonomi hijau juga menjadi peluang besar bagi Jateng. Untuk itu, ia memperkenalkan program Rengganis Pintar yang merupakan akronim dari Revitalisasi Green Industry untuk Peningkatan Ekspor Jawa Tengah sebagai langkah nyata mendorong industri berkelanjutan.
- Uni Eropa dan negara lain tertarik karena Jateng sudah mulai menerapkan ekonomi hijau. Ini menjadi peluang yang harus dimanfaatkan oleh seluruh pelaku usaha di Jateng.
Gubernur Luthfi berharap seluruh pelaku usaha di Jateng memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan ekspor dan memperkuat daya saing global.
- Tugasnya sebagai Gubernur Jateng seperti tukang jualan. Ia ingin dunia tahu bahwa Jawa Tengah siap bersaing.