Gubernur Maluku Konsisten Dukung Hilirisasi Sagu di SBT: Berjuang Hingga Sukses

Gubernur Maluku Konsisten Dukung Hilirisasi Sagu di SBT: Berjuang Hingga Sukses
Gubernur Maluku Konsisten Dukung Hilirisasi Sagu di SBT: Berjuang Hingga Sukses

Bupati Seram Bagian Timur Ajak Semua Pihak Dukung Program Hilirisasi Sagu

Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Fachri Husni Alkatiri, mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan dalam mewujudkan program hilirisasi sagu. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dengan berbagai lembaga dan organisasi terkait agar program ini dapat berjalan secara efektif.

Menurut Bupati, program hilirisasi sagu merupakan salah satu inisiatif strategis yang perlu dijalankan dengan penuh keseriusan dan komitmen. Ia menyampaikan bahwa pemerintah SBT sedang menunggu proses pemutakhiran data dari tingkat pusat. Selain itu, komunikasi dan koordinasi intensif dilakukan dengan kementerian dan lembaga terkait guna memastikan kelancaran pelaksanaan program tersebut.

“Saya ketemu beliau di bulan puasa kemarin. Beliau bilang ke saya, ide-ide ini tidak boleh berhenti. Kita harus berjuang sama-sama sampai jadi,” ujar Fachri Husni Alkatiri.

Ia juga menekankan bahwa program ini membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh jajaran pemerintahan. Untuk itu, ia sering kali mengajak para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tetap optimis dan bersikap proaktif dalam menjalankan program tersebut.

Selain itu, Bupati bahkan membuka ruang diskusi dengan pihak-pihak yang belum sepenuhnya sejalan dengan gagasan hilirisasi sagu. Menurutnya, penting untuk saling mendukung dan menghormati pendapat masing-masing pihak agar tujuan bersama bisa tercapai.

“Saya mohon kita bisa saling mendukung. Kita pernah diskusi, teman-teman yang tidak setuju saya ajak kumpul, kita diskusi sampai malam. Tapi hasilnya juga sama, kita harus saling menghormati dan mendukung,” tambahnya.

Potensi Luas Lahan Sagu di Indonesia

Diketahui, luasan sebaran hutan sagu di Indonesia mencapai 5,5 juta hektare, menjadikan negara ini sebagai pemilik lahan sagu terbesar di dunia. Provinsi Maluku menempati urutan ketiga setelah Papua dan Riau dengan luasan kurang dari 36 ribu hektare.

Di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), terdapat sekitar 35 ribu hektare lahan sagu. Namun, hingga saat ini hanya 0,27 persen dari lahan tersebut yang dimanfaatkan secara optimal.

Pemanfaatan lahan sagu yang masih rendah ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah. Oleh karena itu, upaya hilirisasi sagu diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi dari produk sagu serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat setempat.

Langkah-Langkah yang Dilakukan Pemerintah SBT

Pemerintah SBT telah melakukan beberapa langkah untuk mempercepat proses hilirisasi sagu. Di antaranya adalah:

  • Memastikan adanya koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk kementerian dan lembaga nasional.
  • Melakukan pemutakhiran data lahan sagu di tingkat pusat.
  • Mengajak seluruh stakeholder untuk berpartisipasi dalam program ini, termasuk kalangan swasta dan masyarakat.

Selain itu, pemerintah provinsi Maluku juga diberitakan tetap konsisten mendukung program hilirisasi sagu. Hal ini menunjukkan komitmen yang kuat dari berbagai tingkatan pemerintahan untuk mewujudkan visi tersebut.

Dengan dukungan yang solid dari semua pihak, diharapkan program hilirisasi sagu dapat menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah dan memberikan dampak positif bagi masyarakat SBT.