Gubernur Sulawesi Tengah Sambut Baik Penunjukan Daerah sebagai Tujuan Rapimnas Umat Buddha
Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menerima kunjungan dari Ketua Yayasan Karuna Dipa Palu, Wijaya Chandra, bersama pengurus Dewan Umat Buddha Sulteng di ruang kerjanya pada Selasa sore (11/11/2025). Pertemuan ini berlangsung dalam rangka memperkuat hubungan silaturahmi serta menyampaikan rencana kegiatan keagamaan yang akan diselenggarakan di Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam laporan yang disampaikan oleh Wijaya Chandra, ia menjelaskan bahwa Sulawesi Tengah ditetapkan sebagai tuan rumah Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Umat Buddha yang akan dilaksanakan pada 14β15 November 2025. Kegiatan ini akan menjadi momen penting bagi para pemuka agama Buddha dan biksu dari berbagai daerah di Indonesia untuk berkumpul dan berdiskusi.
TRADING OTOMATIS 24 JAM
β TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget (Next: OKX, Tokocrypto & Saham).
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart
- Tidur/Sibuk, transaksi jalan
Menurut informasi yang diberikan, para peserta mulai tiba di Palu menjelang pelaksanaan kegiatan. βMulai besok, para biksu dari berbagai wilayah akan tiba di Palu,β ujar Wijaya Chandra.

Selain itu, Wijaya Chandra juga mengundang Gubernur Anwar Hafid untuk hadir dalam peresmian Vihara Karuna Dipa Palu yang akan dilakukan pada 16 November 2025. Vihara tersebut akan menjadi pusat kegiatan keagamaan umat Buddha di Sulawesi Tengah, khususnya di wilayah Kota Palu.
Dukungan Pemerintah Provinsi untuk Kelancaran Kegiatan
Gubernur Dr. Anwar Hafid menyambut baik penunjukan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Rapimnas Umat Buddha. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada daerah. Menurutnya, Pemerintah Provinsi siap memberikan dukungan penuh untuk memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan serta kenyamanan bagi para peserta.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk hadir dalam peresmian Vihara Karuna Dipa Palu. Menurutnya, kegiatan ini memiliki potensi besar untuk memperkuat kerukunan, toleransi, dan harmoni antarumat beragama di Sulawesi Tengah.
Harapan untuk Masa Depan Keberagaman
Lebih lanjut, Gubernur Anwar Hafid berharap pelaksanaan Rapimnas serta peresmian vihara dapat semakin meneguhkan budaya keberagaman yang telah lama hidup dalam masyarakat Sulteng. Ia menilai bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan spiritual, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan saling pengertian antar komunitas.
Kehadiran para pemuka agama dan peserta dari berbagai daerah diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan kehidupan beragama di Sulawesi Tengah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan daerah dalam menyelenggarakan acara nasional dengan lancar dan tertib.
Peran Vihara Karuna Dipa Palu
Vihara Karuna Dipa Palu akan menjadi pusat aktivitas keagamaan umat Buddha di Sulawesi Tengah. Dengan adanya vihara ini, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan spiritual dan mendukung pengembangan budaya keagamaan di wilayah tersebut.
Pemerintah Provinsi akan terus memberikan dukungan agar vihara ini dapat berfungsi optimal dalam melayani kebutuhan spiritual masyarakat setempat. Selain itu, vihara ini juga akan menjadi tempat untuk mengadakan berbagai kegiatan sosial dan pendidikan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Kesimpulan
Pemilihan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Rapimnas Umat Buddha dan peresmian Vihara Karuna Dipa Palu merupakan langkah penting dalam memperkuat kerukunan antarumat beragama. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh positif dalam menjaga harmoni dan toleransi di tengah keragaman budaya dan agama.