Guru Honorer Selatan Dapat Kenaikan Tunjangan Rp 400 Ribu

admin.aiotrade 26 Okt 2025 2 menit 11x dilihat
Guru Honorer Selatan Dapat Kenaikan Tunjangan Rp 400 Ribu
Guru Honorer Selatan Dapat Kenaikan Tunjangan Rp 400 Ribu

Pemerintah Berupaya Perbaiki Kesejahteraan Guru Honorer di Kabupaten Sambas

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi oleh guru honorer, pemerintah kini menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan mereka. Di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, para guru berstatus honorer menyambut baik kebijakan pemerintah yang memperhatikan kondisi mereka. Salah satu guru honorer di Kecamatan Jawai Selatan mengungkapkan rasa senangnya atas rencana peningkatan tunjangan gaji.

Wiwin, seorang guru honorer di SMK Negeri 1 Jawai Selatan, mengatakan bahwa dirinya sangat berharap pemerintah tetap memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru. Ia menyampaikan harapan agar tunjangan yang diberikan layak dan dapat meningkatkan kualitas hidup para guru honorer.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Harapan saya semoga pemerintah terus memperhatikan kesejahteraan guru honorer dengan menaikkan tunjangan untuk guru honorer," ujar Wiwin.

Selain itu, Wiwin juga berharap pemerintah tetap memberikan kuota besar dalam rekrutmen calon Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya bagi para guru. Ia berharap agar pemerintah terus menambah kuota rekrutmen CPNS dan PPPK.

"Serta harapan besar saya pemerintah juga terus menambah kuota rekrutmen CPNS dan PPPK," tambahnya.

Wiwin menyambut positif rencana pemerintah untuk menaikkan tunjangan guru honorer sebesar 400 ribu Rupiah per bulan. Meskipun besaran tunjangan tersebut masih relatif kecil, ia menilai bahwa insentif ini menjadi penghasilan tambahan yang lebih baik daripada tidak ada sama sekali.

"Karena lebih baik daripada tidak ada kenaikan sama sekali. Tapi saya pribadi juga tidak puas jika guru honorer berhenti sampai di sini," katanya.

Ia berharap pemerintah terus memberikan perkembangan tunjangan kepada para guru sehingga kesejahteraan mereka meningkat. Wiwin menekankan bahwa guru harus memiliki status yang layak sehingga dapat diangkat sebagai ASN.

"Harapan besar tetap harus lebih tinggi bahwa tunjangan berkembang menjadi layak, status guru honorer diperkuat, jalur ke ASN atau PPPK dan kualitas pendidikannya juga ikut naik," ucapnya.

Harapan Masa Depan untuk Guru Honorer

Wiwin menegaskan bahwa meskipun ada peningkatan tunjangan, ia tetap berharap pemerintah memberikan perhatian lebih lanjut kepada guru honorer. Ia berharap agar sistem pendidikan di Indonesia bisa memberikan kesempatan yang setara bagi semua guru, baik yang berstatus tetap maupun honorer.

Peningkatan tunjangan yang dilakukan pemerintah adalah langkah awal yang penting. Namun, Wiwin berpendapat bahwa langkah-langkah lain seperti peningkatan kualifikasi dan pengakuan status guru honorer harus terus diperjuangkan.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi para guru honorer untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan. Mereka adalah tulang punggung dari sistem pendidikan nasional dan perlu diberdayakan secara maksimal.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan