Gus Elham Dikenal Viral Usai Cium Anak Perempuan di Panggung, Akui Kesalahan

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
Gus Elham Dikenal Viral Usai Cium Anak Perempuan di Panggung, Akui Kesalahan

Peristiwa Gus Elham yang Viral dan Permintaan Maafnya

Gus Elham, seorang pendakwah muda asal Kediri, akhirnya angkat bicara setelah video aksinya mencium anak perempuan di atas panggung pengajian menjadi viral di media sosial. Aksi tersebut menimbulkan berbagai kritik dari warganet dan tokoh agama karena dinilai tidak pantas dan melanggar norma etika.

Dalam pernyataannya, Gus Elham menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia mengaku bahwa tindakannya merupakan kesalahan dan kekhilafan yang harus ia pertanggungjawabkan. "Dengan penuh kerendahan hati, saya Muhammad Ilham Yahya Al Maliki secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan," ujarnya dalam pernyataan resmi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Ia juga menjelaskan bahwa video yang beredar merupakan rekaman lama yang telah dihapus dari media sosial resmi Majelis Taklim Ibadallah. Meskipun begitu, ia tetap merasa bertanggung jawab atas tindakannya dan berkomitmen untuk tidak mengulangi hal serupa di masa depan.

Penjelasan Lebih Lanjut Mengenai Video yang Beredar

Gus Elham menegaskan bahwa anak-anak yang ada dalam video tersebut berada dalam pengawasan orang tua masing-masing saat acara berlangsung. "Dan perlu disampaikan juga bahwa anak-anak dalam video viral tersebut adalah mereka yang dalam pengawasan orang tuanya yang mengikuti rutinan pengajian saya. Namun demikian saya tetap memohon maaf atas hal tersebut," jelasnya.

Meski begitu, ia tetap mengakui bahwa tindakan yang dilakukannya di panggung tersebut tidak sesuai dengan norma dan etika. "Saya juga bertekad untuk menyampaikan dakwah dengan cara yang lebih bijak, sesuai dengan norma etika dan budaya bangsa serta menjunjung tinggi akhlakul karimah," tambahnya.

Tanggapan dari Wakil Menteri Agama

Aksi Gus Elham ini mendapat perhatian dari Wakil Menteri Agama, Muhammad Syafii. Ia menegaskan bahwa tindakan seperti itu harus dihentikan karena bertentangan dengan prinsip pesantren dan madrasah ramah anak. Syafii menyampaikan bahwa anak-anak di lingkungan pendidikan agama harus dilindungi dari tindakan yang tidak sesuai.

Menurut Syafii, tidak boleh ada aksi penciuman terhadap anak karena dikhawatirkan termasuk pelecehan seksual. "Saya kira saya sepakat dengan pendapat publik itu dan ini harus dihentikan," katanya.

Ia juga menyarankan agar pengawasan di lingkungan pendidikan agama diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang. "Tentu saja kasus-kasus itu mungkin tetap ada ya, tapi kita tadi sepakat agar ke depan pengawasannya lebih ditingkatkan agar peristiwa itu bisa dihindari," ujarnya.

Video yang Viral dan Respons Publik

Sebelumnya, video yang menampilkan kedekatan Gus Elham dengan anak-anak menjadi sorotan publik. Aksi tersebut memicu perdebatan mengenai batas etika dalam dakwah, terutama saat melibatkan interaksi dengan anak-anak. Belakangan, akun Instagram @elhamyahya menutup kolom komentar di postingan terbaru karena menuai banyak kritikan.

Gus Elham Yahya dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas 2 yang berlokasi di Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pendakwah muda ini lahir pada 8 Juli 2001 dan kini masih berusia 24 tahun. Dikenal dengan gaya dakwah yang santai dan ringan, Gus Elham mampu menarik perhatian kalangan muda karena pembawaannya yang kekinian dan mudah didekati.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan