Profil Singkat Gus Elham Yahya
Gus Elham Yahya lahir pada 8 Juli 2001, sehingga saat ini berusia 24 tahun. Ia merupakan seorang pendakwah muda asal Kediri yang memiliki latar belakang keluarga religius. Sebagai putra dari KH. Luqman Arifin Dhofir, pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas 1, ia juga merupakan cucu dari tokoh agama ternama di wilayah Kediri. Tumbuh dalam lingkungan pesantren memberikan dampak besar terhadap nilai-nilai keislaman yang kental dalam dirinya.
Meskipun belum menikah dan belum memiliki anak, Gus Elham dikenal sebagai sosok yang santai dan ramah dalam berdakwah. Ia memiliki banyak pengikut di media sosial, yang membuatnya menjadi salah satu tokoh muda yang cukup dikenal di kalangan masyarakat.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kontroversi Viral: Aksi Tak Senonoh yang Menimbulkan Kecaman
Nama Gus Elham Yahya menjadi sorotan setelah video yang menunjukkan aksinya mencium pipi anak perempuan beredar di media sosial. Video tersebut memicu reaksi keras dari masyarakat, termasuk kecaman dan seruan boikot terhadap dirinya. Dalam video yang diunggah oleh akun @PenerbangRoket pada Rabu, 5 November 2025, terlihat Gus Elham sengaja melakukan tindakan yang dianggap tidak pantas kepada jamaahnya yang masih berusia di bawah umur.

Dalam video tersebut, Gus Elham terlihat membalas ciuman yang dilakukan oleh anak perempuan tersebut. Selain itu, ada momen lain di mana ia menggendong seorang anak perempuan, serta menunjukkan bahwa pipi anak tersebut mendekati atau masuk ke mulutnya. Foto tambahan yang menampilkan seorang anak kecil berkerudung merah dengan bibir bersentuhan dengan bibir sang dai muda juga turut memperkuat kontroversi.

Aksi tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi orang tua dan masyarakat luas. Banyak yang merasa bahwa tindakan seperti ini tidak layak dilakukan oleh seseorang yang dihormati sebagai tokoh agama. Akibatnya, muncul seruan agar pihak berwenang seperti Menteri Agama, Ketua KPAI, dan Komnas Perlindungan Anak meninjau kasus ini secara serius.
Permintaan Maaf dan Reaksi Publik
Setelah viral, Gus Elham Yahya akhirnya mengucapkan permohonan maaf melalui media sosial. Dalam unggahannya, ia menyatakan kerendahan hati dan mengakui kesalahannya. Ia mengaku khilaf atas tindakannya dan berjanji untuk tidak mengulangi hal serupa di masa depan.
"Secara pribadi saya Muhammad Ilham Yahya Al Maliki memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan," ujarnya dalam permintaan maafnya.
Namun, meski telah meminta maaf, banyak netizen yang tetap menghujatnya karena dinilai tidak sepenuhnya memahami konsekuensi dari tindakannya. Beberapa bahkan menganggap permintaan maafnya sebagai upaya untuk menghindari konsekuensi hukum.
Permintaan maaf Gus Elham ini menjadi bahan diskusi yang hangat di media sosial, dengan berbagai pandangan yang muncul. Bagi sebagian orang, ia dianggap memiliki niat baik, sementara bagi yang lain, tindakannya tetap tidak dapat dibenarkan.