Guyub Rukun Jaya: Warga Jawa Timur di NTT Sebagai Penggerak Persaudaraan dan Ekonomi Regional

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 11x dilihat
Guyub Rukun Jaya: Warga Jawa Timur di NTT Sebagai Penggerak Persaudaraan dan Ekonomi Regional
Guyub Rukun Jaya: Warga Jawa Timur di NTT Sebagai Penggerak Persaudaraan dan Ekonomi Regional

Perkuat Persaudaraan dan Kerja Sama Ekonomi

Dalam sebuah pertemuan hangat di Kupang, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma berdialog dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Mereka membahas pentingnya memperkuat persaudaraan antara masyarakat Jawa Timur yang tinggal di Nusa Tenggara Timur serta memajukan kerja sama ekonomi antar wilayah.

Johni menyatakan bahwa warga Jawa Timur telah menyatu dengan masyarakat lokal dan menjadi motivator dalam kehidupan sosial maupun ekonomi daerah tersebut. Ia menekankan bahwa masyarakat Jawa Timur di NTT sudah merajut kebersamaan dan keharmonisan, bahkan menjadi inspirasi bagi warga lokal untuk berwirausaha.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Masyarakat Jawa Timur di NTT sudah merajut kebersamaan dan keharmonisan, bahkan menjadi inspirasi bagi warga lokal untuk berwirausaha,” ujar Johni Asadoma. Ia menekankan kontribusi mereka dalam membangun jejaring sosial dan ekonomi yang solid.

Menurutnya, warga Jawa Timur di NTT tidak hanya menjaga toleransi antar komunitas, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong yang berdampak positif bagi perekonomian lokal.

Kenangan Masa Muda dan Hubungan Historis

Johni mengenang pengalamannya pada masa muda ketika nekat menumpang kapal menuju Surabaya pada 1980-an sebagai bukti hubungan historis yang erat antara NTT dan Jawa Timur. Ia menceritakan bagaimana dulu ia naik kapal hewan, sembunyi di rumput untuk ternak. Setelah ketahuan, ia diberi kesempatan membantu bersih kapal dan memasak. Kini, 41 tahun kemudian, ia bertemu kembali dengan orang yang dulu menolongnya.

“Ikuti perjalanan hidup yang menegaskan pentingnya nilai persaudaraan,” ujarnya. Pengalaman ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan antara dua wilayah tersebut.

Apresiasi dari Gubernur Jawa Timur

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi atas kebersamaan warga Jawa Timur yang telah lama tinggal di NTT. Ia menekankan bahwa warga asal Jatim berperan sebagai penguat pembangunan lokal dan turut memperkokoh fondasi sosial di provinsi tersebut.

“Terima kasih atas kebersamaan dan kehangatan yang ditunjukkan. Warga Jawa Timur di NTT menjadi kekuatan bagi pembangunan di berbagai sektor,” katanya. Khofifah menekankan pentingnya menjaga semangat “Guyub Rukun Jaya” sebagai modal sosial yang menjadi fondasi besar Indonesia.

Forum Kontak Kerukunan Sosial (K2S)

Ia menjelaskan bahwa forum Kontak Kerukunan Sosial (K2S) tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga sarana strategis untuk memperluas jejaring dagang, investasi, dan distribusi produk unggulan antarprovinsi. Modal sosial yang dibangun melalui persaudaraan dan kerja sama ini menjadi kunci dalam mengembangkan ekonomi modern berbasis komunitas.

Acara silaturahmi yang dihadiri ratusan warga Jawa Timur di NTT ini juga menjadi momentum memperkuat hubungan antarmasyarakat dan memperluas pasar regional. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Gubernur Khofifah ke NTT, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antar daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Sinergi Positif untuk Pembangunan Regional

Dengan semangat persaudaraan, toleransi, dan gotong royong yang terus dijaga, warga Jawa Timur di NTT menjadi motor penggerak harmonisasi sosial sekaligus penguat ekonomi antar daerah, menciptakan sinergi positif bagi pembangunan regional yang berkelanjutan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan