Hadapi Darurat Wisata Bahari, SAR Mataram Latih Pertolongan di Lombok Utara

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 16x dilihat
Hadapi Darurat Wisata Bahari, SAR Mataram Latih Pertolongan di Lombok Utara
Hadapi Darurat Wisata Bahari, SAR Mataram Latih Pertolongan di Lombok Utara

Pelatihan SAR Teknik Pertolongan di Permukaan Air Digelar di Lombok Utara

Kantor SAR Mataram menggelar pelatihan yang berfokus pada teknik pertolongan di permukaan air selama enam hari, mulai tanggal 20 hingga 25 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Lombok Utara (KLU), wilayah yang memiliki garis pantai yang panjang serta aktivitas wisata bahari yang tinggi.

Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) KLU, Sahabudin, di Aula Kantor Bupati Lombok Utara, Senin (20/10/2025). Acara tersebut dihadiri oleh sebanyak 50 peserta yang terdiri dari berbagai unsur seperti TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan Barasiaga, nelayan, dan elemen masyarakat lainnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Materi teori disampaikan di aula kantor bupati, sedangkan sesi praktik dilakukan di Kolam Samarae Park dan Pantai Medana. Hal ini bertujuan untuk memastikan para peserta dapat memahami konsep-konsep teori sekaligus menerapkannya dalam situasi nyata.

Dalam sambutannya, Sahabudin menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya di kawasan perairan. Ia menyebutkan bahwa kemampuan personel dalam melakukan pertolongan di darat maupun air menjadi sangat vital.

Ia juga menambahkan bahwa pelatihan tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kedisiplinan, koordinasi, dan kesiapsiagaan antar unsur potensi SAR di daerah. Sahabudin berharap, kegiatan ini akan melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang terlatih, sigap, dan memperkuat jejaring koordinasi yang solid agar respons terhadap kejadian darurat dapat dilakukan dengan cepat dan terorganisir.

Lokasi Pelatihan yang Strategis

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menjelaskan bahwa Lombok Utara dipilih sebagai lokasi pelatihan karena posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia menilai bahwa jika terjadi insiden di sektor pariwisata KLU, para peserta pelatihan ini bisa langsung memberikan upaya penyelamatan pertama.

Menurut Hariyadi, potensi pariwisata di wilayah ini harus diimbangi dengan kesiapan unsur SAR yang mumpuni, baik secara teknis maupun koordinasi. Ia juga mengungkapkan rencana Kantor SAR Mataram untuk mengadakan uji kompetensi di masa mendatang guna mengukur kualitas penyelamatan yang dilakukan para relawan.

Fokus Pada Kesiapsiagaan dan Keterampilan

Pelatihan ini mencakup berbagai aspek, termasuk teknik penyelamatan di permukaan air, manajemen darurat, serta koordinasi antar lembaga. Peserta diberikan kesempatan untuk belajar dari para ahli dan instruktur yang berpengalaman. Selain itu, mereka juga diajarkan cara menggunakan alat-alat keselamatan dan perahu yang digunakan dalam operasi SAR.

Selama pelatihan, peserta diberikan kesempatan untuk berlatih di lingkungan yang mirip dengan kondisi nyata, sehingga mereka dapat mengasah kemampuan dan ketangguhan dalam situasi darurat. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap peserta mampu bertindak cepat dan tepat saat diperlukan.

Masa Depan SAR yang Lebih Baik

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan SAR di wilayah KLU dan sekitarnya. Selain itu, pelatihan juga menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi antar lembaga dan masyarakat untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pengunjung wisata.



Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan