
Achraf Hakimi Jadi Bintang dalam Kemenangan PSG atas Brest
Pertandingan antara Paris Saint-Germain (PSG) melawan Brest dalam laga pekan kesembilan Ligue 1 2025/2026 berlangsung dengan dramatis. Dalam pertandingan yang dihelat di Stade Francis-Le Ble, Achraf Hakimi menjadi bintang utama dengan mencetak dua gol yang memastikan kemenangan telak 3-0 bagi PSG. Kemenangan ini juga membawa PSG kembali ke puncak klasemen Liga Prancis dengan 20 poin.
Permainan Terbuka sejak Awal
Pertandingan dimulai dengan permainan terbuka dari kedua tim. Brest berusaha menekan melalui serangan cepat Romain Del Castillo dan Ludovic Ajorque. Namun, PSG lebih efektif dalam memanfaatkan peluang yang ada. Performa PSG terlihat stabil setelah sempat goyah di awal musim.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kemenangan ini menegaskan bahwa PSG masih menjadi kekuatan utama di Prancis. Dengan tambahan tiga poin, PSG kembali memimpin klasemen Liga Prancis, unggul dua angka dari Marseille yang belum memainkan laga pekan kesembilan.
Gol Pertama Hakimi: Kecepatan dan Presisi
Momen terbaik laga terjadi di menit ke-29. Vitinha mengirim umpan terobosan tajam ke sisi kanan pertahanan Brest, dan Achraf Hakimi datang menyambar dengan kecepatan khasnya. Satu sentuhan, lalu sepakan keras kaki kanan yang tak bisa dihentikan Radoslaw Majecki. PSG unggul 1-0 — sebuah gol yang memperlihatkan perpaduan presisi, kecepatan, dan kecerdasan taktikal.
Gol Kedua Hakimi: Kombinasi yang Sempurna
Sepuluh menit berselang, Hakimi kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol kedua berawal dari tusukan Khvicha Kvaratskhelia di sisi kiri. Ia bermain satu-dua dengan Hakimi di kotak penalti, sebelum diselesaikan dengan sepakan keras kaki kanan ke sudut gawang. PSG menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Brest Berusaha Melawan, PSG Tetap Dominan
Brest tidak menyerah begitu saja. Di babak kedua, mereka mencoba keluar dari tekanan dengan serangan cepat melalui Eric Ebimbe dan Del Castillo. Namun, koordinasi di lini belakang PSG begitu rapi. Luis Enrique menginstruksikan timnya untuk mengontrol tempo. Lee Kang-in, Vitinha, dan Warren Zaire-Emery mendominasi lini tengah, membuat Brest kesulitan mengembangkan permainan.
Di sisi pertahanan, Willian Pacho dan Illia Zabarnyi tampil tenang menghadapi tekanan Ajorque. Kiper Lucas Chevalier juga sempat menjadi sorotan, menunjukkan refleks cepat ketika menghadapi tendangan jarak jauh Hugo Magnetti. PSG semakin memperlihatkan kematangan dalam bertahan dan menyerang.
Gol Pamungkas oleh Desire Doue
Gol pamungkas datang di masa injury time. Pemain muda Desire Doue, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, melepaskan tembakan kaki kiri melengkung yang menembus gawang Brest. Gol tersebut memastikan kemenangan PSG 3-0 atas Brest.
Gol Doue menegaskan kedalaman skuad Les Parisiens. Dari lini belakang hingga depan, semua pemain berkontribusi. Hakimi memang menjadi bintang, namun kemenangan ini adalah buah kerja sama dan sistem permainan yang mulai stabil di bawah Luis Enrique.
Susunan Pemain
Brest:
Radoslaw Majecki; Kenny Lala, Michel Diaz, Soumaila Coulibaly, Bradley Locko; Joris Chotard, Hugo Magnetti; Pathe Mbiup, Romain Del Castillo, Eric Ebimbe; Ludovic Ajorque.
Paris Saint-Germain:
Lucas Chevailer; Lucas Hernandez, Willian Pacho, Illia Zabarnyi, Achraf Hakimi; Lee Kang-in, Vitinha, Warren Zaire-Emery; Bradley Barcola, Senny Mayulu, Khvicha Kvaratskhelia.
PSG kembali menemukan keseimbangannya. Hakimi menjadi poros permainan di sisi kanan, sementara sistem rotasi Luis Enrique mulai menunjukkan hasil. Kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin tapi tentang bagaimana PSG mulai bertransformasi menjadi tim yang lebih matang, disiplin, dan kolektif.