
Hamish Daud dan Raisa saat ini sedang menjalani proses perceraian. Sidang pertama telah diadakan pada 3 November lalu di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Namun, sidang tersebut ditunda karena Hamish tidak hadir pada waktu yang ditentukan.
Saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Hamish mengungkapkan bahwa dirinya dan Raisa sudah sepakat untuk berpisah secara baik-baik. Keduanya juga akan menjalani co-parenting demi anak mereka, Zalina Raine Wyllie.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Intinya hubungan saya dengan Yaya itu sangat baik. Kami ingin menjaga hal itu dan akan menjadi teman seumur hidup karena kita punya anak," ujar Hamish Daud, Kamis (6/11).

Meskipun begitu, Hamish enggan memberikan jawaban detail apakah saat ini ia dan Raisa masih tinggal dalam satu atap.
"Kita sekarang sedang dalam proses untuk, ya, move on," katanya.
Selain itu, Hamish juga tidak ingin membahas alasan atau kapan kesepakatan untuk berpisah terjadi.
Sebagai seorang ayah tunggal, ia hanya menegaskan bahwa perceraian ini bukan disebabkan oleh isu orang ketiga yang saat ini ramai dibicarakan.
"Saya sudah pernah digosipin semuanya. Dua tahun ini kena kanan-kiri, jadi sudah kayaknya... Sekali lagi saya cuma minta maaf, ya, ke semua teman-teman yang kena dampak negatif ini, keluarganya mereka, mereka juga punya keluarga lho, ke fans saya dan Yaya juga," tutupnya.
Proses Perceraian yang Berjalan Secara Tenang
Perceraian antara Hamish Daud dan Raisa memang terjadi dengan cara yang cukup tenang. Meskipun ada banyak spekulasi yang muncul, keduanya tetap menjaga komunikasi yang baik dan fokus pada kepentingan anak mereka.
Beberapa pihak menyebutkan bahwa proses perceraian ini berlangsung tanpa konflik besar, yang menunjukkan bahwa keduanya bisa saling menghargai meskipun hubungan mereka berakhir. Hal ini juga menjadi contoh bagaimana pasangan yang bercerai bisa tetap menjaga hubungan yang harmonis demi kebaikan anak.
Fokus pada Anak sebagai Prioritas Utama
Salah satu aspek penting dalam perceraian ini adalah komitmen Hamish dan Raisa untuk menjalani co-parenting. Mereka sepakat bahwa Zalina Raine Wyllie akan tumbuh dalam lingkungan yang stabil dan penuh kasih sayang.
- Co-parenting melibatkan kedua orang tua dalam pengasuhan anak, termasuk pembagian tanggung jawab dan keputusan penting tentang pendidikan, kesehatan, dan perkembangan anak.
- Kedua orang tua tetap menjaga komunikasi yang baik dan saling mendukung dalam setiap langkah yang diambil untuk kebaikan anak.
- Hal ini juga membantu anak merasa aman dan nyaman, meskipun rumah tangga orang tuanya tidak lagi utuh.
Penjelasan dari Pihak Terkait
Meski Hamish tidak menjelaskan secara rinci alasan perceraian, ia menekankan bahwa isu orang ketiga tidak benar. Ia juga meminta maaf kepada semua pihak yang terkena dampak negatif dari gosip yang beredar.
- Hamish menyampaikan permintaan maaf kepada teman-teman, keluarga, serta para penggemarnya.
- Ia juga menyebutkan bahwa keluarga dan orang-orang terdekat memiliki hak untuk merasa terganggu oleh gosip yang tidak jelas sumbernya.
- Meski demikian, ia tetap berharap agar semua pihak bisa memahami situasi yang sedang dihadapi.
Tantangan dan Harapan di Masa Depan
Perceraian tentu saja membawa tantangan tersendiri bagi semua pihak yang terlibat. Namun, dengan komitmen yang kuat dan sikap dewasa dari Hamish dan Raisa, harapan besar dapat diwujudkan.
- Kedua pihak akan terus bekerja sama dalam pengasuhan Zalina Raine Wyllie.
- Mereka juga akan mencoba menjaga hubungan yang baik, meskipun tidak lagi bersama secara romantis.
- Di masa depan, mereka bisa menjadi contoh bahwa perceraian tidak selalu berarti konflik dan kebencian.
Dengan segala upaya yang dilakukan, perceraian ini diharapkan bisa menjadi langkah awal menuju kehidupan baru yang lebih tenang dan bahagia bagi semua pihak.