Hankook Tingkatkan Pasar, Penjualan Melonjak 130% hingga Kuartal III 2025

admin.aiotrade 17 Okt 2025 2 menit 12x dilihat
Hankook Tingkatkan Pasar, Penjualan Melonjak 130% hingga Kuartal III 2025


Jakarta – Di tengah situasi pasar otomotif yang mengalami perlambatan, PT Hankook Tire Sales Indonesia, produsen ban asal Korea Selatan, justru mencatatkan pertumbuhan penjualan yang signifikan. Hingga kuartal III-2025, penjualan perusahaan melonjak hingga 130% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Apriyanto Yuwono, National Sales Manager Hankook Tire and Technology Indonesia, menjelaskan bahwa kenaikan ini tidak lepas dari pergeseran perilaku konsumen di tengah lesunya penjualan mobil baru. “Konsumen saat ini lebih memilih untuk merawat kendaraan lamanya, dan ini berdampak positif terhadap permintaan ban pengganti. Itu yang turut mendorong pertumbuhan penjualan kami,” ujarnya saat media gathering di Jakarta, Kamis (15/10/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sejak 2020, Hankook telah merespons dinamika pasar dengan menghadirkan brand Laufenn, lini produk ban untuk segmen menengah ke bawah. Meski dipasarkan dengan merek berbeda, Laufenn merupakan bagian dari Hankook dan diproduksi sepenuhnya di pabrik Hankook di Cikarang.

“Saat ini Laufenn menjadi salah satu strategi penting kami untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Penjualannya terus meningkat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dari sisi kualitas dan harga,” kata Apriyanto.

Secara nasional, Hankook telah meraih market share sekitar 10%, dengan komposisi penjualan masih didominasi oleh ban untuk kendaraan penumpang. Kapasitas produksi pabrik Hankook di Cikarang sendiri mencapai 32.000 unit ban per hari, atau sekitar 12 juta unit per tahun.

Hankook juga terus memperluas line-up produk yang dipasarkan di Indonesia, mulai dari ban touring untuk MPV dan LCGC, ban SUV, ban untuk kendaraan listrik (EV), hingga ban untuk mobil balap. Total saat ini Hankook menyediakan lebih dari 400 varian ukuran ban di pasar domestik.

Tak hanya untuk kendaraan penumpang, Hankook juga agresif di segmen komersial. Ahmad Juweni, National Sales Manager untuk segmen Truck and Bus Radial (TBR), menjelaskan bahwa perusahaan fokus pada efisiensi biaya operasional bagi operator armada truk dan bus melalui konsep Total Solution Service.

“Kami menyediakan solusi lengkap, mulai dari produk yang sesuai kondisi jalan di Indonesia, hingga layanan purna jual yang mendukung efisiensi biaya operasional pelanggan,” jelasnya.

Hankook juga menjadi pelopor dalam penyediaan ban radial untuk kendaraan listrik komersial (EV TBR), khususnya untuk transportasi publik perkotaan. Perusahaan terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin berkembang.

Dengan pencapaian hingga kuartal ketiga yang impresif, Hankook optimistis dapat mempertahankan momentum hingga akhir 2025. Perusahaan berkomitmen untuk terus adaptif terhadap dinamika pasar dan memperkuat eksistensinya sebagai salah satu pemain ban global yang berkembang pesat di Indonesia.

“Kami adalah fast growing company yang sangat adaptif terhadap pasar Indonesia. Komitmen kami adalah menyediakan produk berkualitas tinggi untuk semua segmen, dari premium hingga menengah ke bawah,” tutup Apriyanto.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan