
Jakarta – Seorang petugas Pertahanan Sipil (Hansip) di wilayah Cakung Barat, Jakarta Timur, terkena tembakan saat mencoba menggagalkan aksi pencurian sepeda motor. Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (8/11/2025) sekitar pukul 03.30 WIB di Kampung Baru, Jalan Pelajar RT 07/RW 09, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung.
Menurut informasi yang diperoleh, sekitar pukul 04.30 WIB, petugas piket mendapat laporan dari warga bahwa ada korban luka tembak di wilayah tersebut. Kompol Widodo Saputro, Kapolsek Cakung, mengonfirmasi kejadian ini dan menjelaskan detailnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Korban bernama AS (42 tahun) merupakan warga Kampung Sukapura, Kecamatan Cilincing. Selain bekerja sebagai buruh harian lepas, ia juga aktif dalam kegiatan keamanan lingkungan sebagai Hansip di RW 09. Saat kejadian, AS sedang berjaga malam bersama dua rekannya, T (48) dan R (58).
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula ketika AS sedang memantau CCTV dan melihat dua orang mencurigakan di sekitar area permukiman. Mereka diduga ingin mencuri sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan.
"AS sedang melakukan ronda malam sebagai Hansip RW 09. Saat itu, dia sedang memonitor kamera pengawas dan melihat dua orang yang dicurigai sedang mencongkel motor," ujar saksi.
Melihat hal tersebut, AS bersama dua rekan lainnya langsung menuju lokasi menggunakan sepeda motor bernomor polisi B 4244 UEE yang dikendarai oleh AS. Sesampainya di lokasi, AS langsung menabrakkan motornya ke arah kendaraan pelaku untuk mencegah mereka kabur.
"Saat melihat pelaku, AS langsung menabrakkan sepeda motornya ke sepeda motor pelaku dan sempat terjadi perkelahian antara korban dan pelaku," tambah saksi.
Tiba-tiba terdengar suara tembakan sebanyak dua kali yang membuat AS terjatuh. Kedua saksi langsung mencari pertolongan dari warga setempat.
"Lalu terjadi suara tembakan sebanyak dua kali. Korban langsung terjatuh, saksi 1 dan saksi 2 kemudian mengamankan diri dan meminta pertolongan warga," jelas Widodo.
Peristiwa ini menunjukkan betapa berbahayanya tindakan kriminal yang bisa terjadi kapan saja, terutama di lingkungan pemukiman. Petugas Hansip seperti AS sering kali menjadi garda depan dalam menjaga keamanan, meskipun tugas mereka tidak selalu aman.
Selain itu, kasus ini juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya kesadaran diri dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan adanya pengawasan yang lebih ketat, risiko kejahatan bisa diminimalkan.