Hanya Isu! Pelatih Baru Persebaya Surabaya Bukan Tavares atau Mora

admin.aiotrade 16 Des 2025 3 menit 12x dilihat
Hanya Isu! Pelatih Baru Persebaya Surabaya Bukan Tavares atau Mora


aiotrade
— Pergantian pelatih Persebaya Surabaya masih menjadi topik yang menarik perhatian publik. Meski nama-nama seperti Bernardo Tavares dan Benjamin Mora sempat ramai dibicarakan, kini terungkap bahwa mereka bukan sosok yang akan menggantikan Eduardo Pérez sebagai pelatih kepala. Informasi ini muncul setelah berbagai spekulasi bermunculan di kalangan pendukung klub.

Hingga saat ini, Persebaya Surabaya belum menunjuk pelatih kepala definitif setelah mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Spanyol tersebut. Situasi ini memicu banyak spekulasi mengenai siapa yang akan menjadi pengganti Eduardo Pérez untuk menjalani sisa musim Super League 2025/2026.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sementara itu, Persebaya Surabaya masih mempercayakan kepelatihan tim kepada Uston Nawawi. Ia bertindak sebagai pelatih caretaker sejak Eduardo Pérez meninggalkan klub. Uston merupakan mantan pemain Persebaya yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih. Sejak pergantian tersebut, ia telah memimpin latihan selama sekitar 30 hari dan menjaga stabilitas tim dalam situasi ketidakpastian.

Menurut Uston, hingga saat ini belum ada komunikasi resmi dari manajemen terkait rencana penunjukan pelatih baru. Ia juga menyatakan bahwa dirinya belum mengetahui siapa sosok yang akan dipilih sebagai pelatih kepala definitif.

“Untuk pelatih baru, saya belum berkomunikasi dengan manajemen terkait hal tersebut. Saya belum mengetahui soal itu,” ujar Uston kepada awak media.

Pernyataan ini menegaskan bahwa proses pencarian pelatih baru masih berlangsung secara tertutup. Meskipun hanya berstatus pelatih sementara, Uston tetap fokus pada persiapan tim agar tampil maksimal dalam setiap pertandingan Super League.

Di bawah arahan Uston, Persebaya Surabaya belum meraih kemenangan. Namun, Green Force juga belum mengalami kekalahan sejak pergantian pelatih terjadi. Hasil ini membuat klub tetap berada di papan tengah klasemen sementara. Hingga pekan ke-13, Persebaya menempati peringkat kesembilan dengan 18 poin dari 13 laga.

Meski begitu, publik mulai bertanya-tanya kapan manajemen akan mengumumkan pelatih baru. Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak klub terkait waktu pengumuman tersebut.

Di tengah ketidakjelasan tersebut, isu tentang Bernardo Tavares dan Benjamin Mora sempat mencuat. Kedua nama ini dianggap memiliki rekam jejak yang menarik untuk menukangi Persebaya Surabaya. Namun, kabar ini ditegaskan hanya sebatas rumor tanpa dasar kuat. Tidak ada konfirmasi resmi yang menguatkan keterlibatan dua pelatih tersebut dengan klub.

Fanbase Persebaya Surabaya, @onlinepersebaya, turut memberikan klarifikasi terkait isu tersebut. Mereka menegaskan bahwa kabar yang menyebut Benjamin Mora dan Bernardo Tavares hanya sebatas gosip. “GOSBALL: BENJAMIN MORA TO PERSEBAYA? JUST A RUMOR,” tulis fanbase tersebut. Unggahan ini menegaskan bahwa tidak ada kesepakatan atau pendekatan resmi dari manajemen.

Menariknya, fanbase tersebut mengklaim sudah mengetahui nama lain yang akan menjadi juru taktik baru Green Force. Nama tersebut disebut akan diumumkan dalam waktu dekat melalui pemberitaan lanjutan. Pernyataan ini semakin menguatkan dugaan bahwa pelatih baru Persebaya Surabaya bukan Bernardo Tavares atau Benjamin Mora.

Sementara itu, Uston Nawawi masih dipercaya memimpin latihan dan pertandingan Persebaya Surabaya dalam waktu dekat. Kepercayaan ini menunjukkan bahwa manajemen cukup puas dengan kinerjanya sejauh ini. Di tengah tekanan dan ekspektasi besar dari Bonek, Uston tetap berusaha menjaga suasana tim tetap kondusif.

Ia ingin memastikan para pemain fokus pada performa di lapangan, bukan isu di luar pertandingan. Situasi ini membuat dinamika internal Persebaya Surabaya terasa menarik untuk diikuti. Pergantian pelatih selalu menjadi momen krusial dalam perjalanan sebuah tim di kompetisi panjang.

Bagi Persebaya Surabaya, keputusan menunjuk pelatih baru tentu tidak bisa diambil secara tergesa-gesa. Manajemen diyakini ingin mencari sosok yang tepat untuk membawa Green Force kembali bersaing di papan atas. Hingga pengumuman resmi dilakukan, rumor akan terus bermunculan di kalangan suporter. Namun satu hal yang kini jelas, pelatih baru Persebaya Surabaya bukan Bernardo Tavares atau Benjamin Mora, setidaknya untuk saat ini.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan