Hanya Isu! Pelatih Persebaya Surabaya Bukan Tavares atau Mora

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 15x dilihat
Hanya Isu! Pelatih Persebaya Surabaya Bukan Tavares atau Mora


aiotrade
— Persebaya Surabaya belum menunjuk pelatih kepala definitif setelah mengakhiri kerja sama dengan Eduardo Pérez. Hal ini membuat berbagai spekulasi bermunculan, terutama terkait sosok yang akan memimpin Green Force di sisa musim Super League 2025/2026.

Hingga kini, Persebaya Surabaya masih mempercayakan kendali tim kepada Uston Nawawi sebagai pelatih caretaker. Uston merupakan asisten pelatih Eduardo Pérez yang kemudian naik peran setelah pelatih asal Spanyol itu resmi meninggalkan klub. Ia telah mendampingi skuad Persebaya Surabaya selama kurang lebih 30 hari sejak perubahan tersebut terjadi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dalam periode itu, ia menjalani peran penting menjaga stabilitas tim di tengah ketidakpastian posisi pelatih kepala. Uston mengaku belum ada komunikasi dari manajemen terkait rencana penunjukan pelatih baru. Ia juga menyebut belum mengetahui siapa sosok yang akan ditunjuk sebagai pelatih kepala definitif.

“Untuk pelatih baru, saya belum berkomunikasi dengan manajemen terkait hal tersebut. Saya belum mengetahui soal itu,” ujar Uston kepada awak media. Pernyataan ini menegaskan bahwa manajemen masih menutup rapat proses pencarian pelatih anyar.

Meski hanya berstatus pelatih sementara, Uston menegaskan tidak ingin larut dalam spekulasi yang beredar. Fokus utamanya tetap pada persiapan tim agar tampil maksimal di setiap pertandingan Super League.

“Saya fokus saja pada persiapan tim menghadapi pertandingan selanjutnya,” tambah mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut. Sikap ini menunjukkan profesionalisme Uston dalam menjalankan tugasnya.

Di bawah arahan Uston Nawawi, Persebaya Surabaya belum meraih kemenangan. Namun, Green Force juga belum menelan kekalahan sejak pergantian pelatih terjadi. Hasil tersebut membuat Persebaya Surabaya masih mampu menjaga posisi di papan tengah klasemen sementara. Hingga pekan ke-13, klub kebanggaan Bonek menempati peringkat kesembilan dengan koleksi 18 poin dari 13 laga.

Kondisi itu membuat publik bertanya-tanya kapan manajemen akan mengumumkan pelatih kepala baru. Namun hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak klub mengenai waktu pengumuman tersebut.

Di tengah ketidakjelasan itu, rumor tentang Bernardo Tavares dan Benjamin Mora sempat mencuat ke permukaan. Dua nama tersebut dianggap memiliki rekam jejak yang menarik untuk menukangi Persebaya Surabaya. Namun, kabar tersebut ditegaskan hanya sebatas rumor yang berkembang di media sosial. Tidak ada konfirmasi resmi yang menguatkan keterlibatan dua pelatih tersebut dengan Persebaya Surabaya.

Fanbase Persebaya Surabaya, @onlinepersebaya, turut memberikan klarifikasi terkait isu tersebut. Mereka menegaskan kabar yang menyebut Benjamin Mora dan Bernardo Tavares hanya sebatas gosip. “GOSBALL: BENJAMIN MORA TO PERSEBAYA? JUST A RUMOR,” tulis fanbase tersebut. Unggahan itu menegaskan belum ada kesepakatan atau pendekatan resmi dari manajemen.

Menariknya, fanbase tersebut mengklaim sudah mengetahui nama lain yang akan menjadi juru taktik baru Green Force. Nama tersebut disebut akan diumumkan dalam waktu dekat melalui pemberitaan lanjutan. Pernyataan ini semakin menguatkan dugaan pelatih baru Persebaya Surabaya bukan Bernardo Tavares atau Benjamin Mora. Publik pun mulai menanti sosok kejutan yang akan diperkenalkan manajemen.

Sementara itu, Uston Nawawi masih dipercaya memimpin latihan dan pertandingan Persebaya Surabaya dalam waktu dekat. Kepercayaan ini menunjukkan manajemen cukup puas dengan kinerjanya sejauh ini. Di tengah tekanan dan ekspektasi besar dari Bonek, Uston tetap berusaha menjaga suasana tim tetap kondusif. Ia ingin memastikan para pemain fokus pada performa di lapangan, bukan isu di luar pertandingan.

Situasi ini membuat dinamika internal Persebaya Surabaya terasa menarik untuk diikuti. Pergantian pelatih selalu menjadi momen krusial dalam perjalanan sebuah tim di kompetisi panjang. Bagi Persebaya Surabaya, keputusan menunjuk pelatih baru tentu tidak bisa diambil secara tergesa-gesa. Manajemen diyakini ingin mencari sosok yang tepat untuk membawa Green Force kembali bersaing di papan atas.

Hingga pengumuman resmi dilakukan, rumor akan terus bermunculan di kalangan suporter. Namun satu hal yang kini jelas, pelatih baru Persebaya Surabaya bukan Bernardo Tavares atau Benjamin Mora, setidaknya untuk saat ini.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan