
Permintaan Maaf DJ Panda dan Syarat Erika Carlina untuk Berdamai
DJ Panda, seorang DJ asal Surabaya, telah menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada mantan kekasihnya, Erika Carlina. Permintaan ini dilakukan dalam upaya menyelesaikan kasus dugaan pengancaman yang dilaporkan oleh Erika ke Polda Metro Jaya.
DJ Panda mengungkapkan penyesalannya atas perbuatan yang telah ia lakukan, yaitu menyebarkan data pribadi dan rahasia kehamilan Erika melalui grup WhatsApp yang berisikan para fans-nya. Ia menyadari bahwa tindakannya tersebut telah menyebabkan teror yang dialami Erika selama masa kehamilannya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak Erika Carlina," ujarnya. "Saya khilaf dengan menyebarkan data pribadi, dan saya baru menyadari dampak dari perbuatan saya setelah melihat reaksi publik setelah mengetahui rahasia kehamilan yang sebelumnya ditutupi oleh Erika."
DJ Panda berharap agar Erika bisa membukakan pintu damai dan mencabut laporan yang sudah diajukan ke kepolisian. Ia juga berjanji akan menjadi lebih baik dari sebelumnya, serta berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi dirinya dan orang-orang di sekitarnya.
"Semoga adanya kasus ini bisa menjadi pembelajaran untuk saya dan orang-orang di sekitar saya," tambahnya.
Pengacara DJ Panda, Michael Sugijanto, menegaskan bahwa permintaan maaf dari kliennya memang diucapkan secara tulus. Ia mengatakan bahwa publik dapat menilai sendiri bagaimana tanggapan DJ Panda saat memberikan permintaan maaf di depan media.
"Kita bisa lihat tangannya keringetan semua itu, ketika baca bergetar padahal udah ada bantuan secarik kertas tadi. Lihat mukanya ekspresinya, salah satu tujuan kita mengundang rekan-rekan supaya kalian nggak cuman lihat statementnya saja dalam bentuk tertulis, tapi kalian bisa lihat sendiri, nilai sendiri," ujar Michael.
Syarat Erika Carlina untuk Berdamai
Sebelumnya, kuasa hukum Erika, Mohammad Faisal, menjelaskan bahwa kemungkinan damai tetap terbuka asalkan memenuhi syarat yang dianggap penting oleh pihaknya. Dari pihak Erika, mereka menginginkan pengakuan dari DJ Panda atas apa yang sudah dilaporkan ke pihak berwajib.
“Kalau Mbak Erika sendiri, intinya yang bersangkutan harus dengan tulus mengakui perbuatannya, bukan menyanggah,” ujar Mohammad Faisal di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat.
Menurutnya, ruang perdamaian bisa terbuka lebar apabila DJ Panda bersedia meminta maaf secara jujur dan menunjukkan itikad baik untuk memulihkan nama dan hak-hak Erika. “Artinya, kalau DJP berkenan secara sukarela, dengan ketulusan hati, untuk meminta maaf secara terbuka. Atau memulihkan hak-hak klien kami, mungkin saja itu dapat diindahkan terkait RJ.”
Perihal permintaan maaf cukup dilakukan lewat video, pertemuan langsung, atau dipublikasikan melalui media, Faisal mengatakan hal tersebut masih harus dibahas lebih lanjut. “Nanti kami konfirmasikan. Konfirmasikan,” ujarnya singkat.
Kronologi Permasalahan Erika Carlina dengan DJ Panda
Perseteruan ini bermula dari laporan Erika yang menuduh DJ Panda melakukan pengancaman lewat sebuah grup WhatsApp. Erika Carlina melapor ke polisi pada 19 Juli 2025. Dalam laporannya, DJ Panda disebut mengancam akan menghancurkan karier Erika. Tidak hanya itu, ia juga diduga menyebarkan informasi tidak benar, termasuk tuduhan bahwa anak yang dikandung Erika bukanlah anaknya dan menyebut Erika sebagai psikopat.
Lebih jauh, DJ Panda dituduh membagikan data pribadi sensitif milik Erika, salah satunya foto USG dari sebuah rumah sakit, ke dalam grup WhatsApp beranggotakan sekitar 500 orang. Saat itu kondisi Erika hamil, sehingga diakui merasa tertekan. Kasus tersebut telah naik ke tahap penyidikan pada Oktober 2025. DJ Panda telah menjalani beberapa kali pemeriksaan sebagai saksi terlapor.