
Aiotrade
PADANG Tegangnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah menyebabkan kekhawatiran bagi keluarga jemaah calon haji di Kota Padang. Meskipun demikian, rencana keberangkatan kloter pertama dari Embarkasi Padang tetap berlangsung hari ini.
Salah seorang anggota keluarga jemaah calon haji, Yuli Amran, mengakui sempat merasa cemas melihat kondisi di kawasan tersebut. Namun, ia dan keluarganya akhirnya menerima keberangkatan anggota keluarganya yang telah menunggu kesempatan berhaji selama sepuluh tahun.
Ada tiga orang dalam keluarga saya yang akan berangkat pada haji tahun ini, ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Yuli menjelaskan bahwa seluruh keluarga akhirnya bersabar dan menerima keputusan tersebut. Ia berharap perjalanan ibadah para jemaah dapat berjalan lancar dan aman.
Tidak hanya kepada keluarga saya, tapi juga kepada seluruh jemaah calon haji, semoga bisa pergi dan kembali dengan selamat, harapnya sambil menunjukkan rasa haru.
Ia juga bercerita bahwa ayahnya yang kini sudah tua menunggu kesempatan berhaji selama satu dekade. Baginya, datangnya kesempatan tersebut adalah anugerah besar, sehingga keluarga memilih menyambutnya dengan rasa syukur.
Di sisi lain, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatra Barat mencatat sebanyak 391 jemaah calon haji asal Kota Padang akan berangkat pada kloter 01 dari Embarkasi Padang. Jumlah tersebut sedikit berkurang dari data awal.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatra Barat M. Rifki mengatakan sebelumnya tercatat 393 jemaah dijadwalkan berangkat pada kloter pertama. Namun dua orang batal berangkat karena sakit.
Ada dua orang dari kloter 01 ini mendadak sakit jelang keberangkatan hari ini. Jadi untuk dua orang ini akan dilakukan keberangkatan pada kloter berikutnya, kata dia.
Rifki menyebut belum ada informasi pasti mengenai penyebab sakit dua jemaah tersebut. Dia berharap keduanya dapat segera pulih agar bisa bergabung dengan jemaah lainnya pada keberangkatan berikutnya.
Secara keseluruhan, pelaksanaan haji 2026 akan menerbangkan 5.402 jemaah calon haji melalui Embarkasi Padang. Jumlah tersebut terdiri dari 4.033 jemaah asal Sumatra Barat dan 1.369 jemaah dari Provinsi Bengkulu.
Penerbangan dilakukan sebanyak 14 kali melalui maskapai Garuda Indonesia dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM), jelasnya.
Untuk kloter pertama, penerbangan dijadwalkan pada pukul 01.05 WIB. Namun karena merupakan rombongan perdana, akan terlebih dahulu dilakukan acara pelepasan pada pukul 16.00 WIB, sementara proses boarding diperkirakan dimulai pukul 22.00 WIB.
Dia juga menyebut komposisi jemaah tahun ini didominasi oleh lanjut usia. Sebanyak 26% jemaah berusia di atas 65 tahun atau sekitar seribu orang. Bahkan ada jemaah yang berusia sekitar 98 tahun, sementara yang termuda berusia di bawah 20 tahun.
Kami berharap tahun ini pelaksanaan lebih baik. Begitupun soal geopolitik yang terjadi di Timur Tengah, semoga tidak berdampak terhadap pelaksanaan haji tahun ini, tutupnya.