Stabilitas Harga Ayam Hidup di Pasar Youtefa Jelang Natal dan Tahun Baru
Harga ayam hidup di Pasar Youtefa, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, masih terpantau stabil menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru. Meski berada di tengah masa liburan yang biasanya menimbulkan lonjakan permintaan, harga ayam hidup belum mengalami kenaikan signifikan.
Berdasarkan pantauan langsung di pasar tersebut, hingga pertengahan Desember, tidak ada tanda-tanda kenaikan harga atau peningkatan jumlah pembeli yang mencolok. Harga ayam hidup yang dijual oleh pedagang lokal masih berada di kisaran Rp70 ribu per ekor. Kondisi ini relatif sama dengan situasi yang terjadi pada perayaan Natal dan Tahun Baru tahun lalu.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Salah satu pedagang ayam hidup di Pasar Youtefa, Kahar, menyatakan bahwa stabilnya harga disebabkan oleh permintaan yang masih rendah. Ia menjelaskan bahwa harga ayam hidup tetap stabil, yaitu sebesar Rp70 ribu per ekor, seperti yang terjadi pada perayaan Natal dan Tahun Baru sebelumnya.
“Harga ayam hidup masih stabil, per ekor Rp70 ribu. Masih sama seperti Natal dan Tahun Baru tahun lalu,” ujar Kahar saat ditemui.
Dedi, pedagang ayam hidup lainnya, juga menyampaikan pendapat serupa. Menurutnya, suasana pasar masih cenderung sepi karena masyarakat belum banyak melakukan pembelian kebutuhan Natal.
“Pembeli masih belum ramai, jadi harga juga belum naik. Masih seperti Natal dan Tahun Baru kemarin,” katanya.
Meskipun demikian, Dedi memperkirakan bahwa lonjakan pembeli akan mulai terjadi sekitar sepuluh hari menjelang Hari Raya Natal. Peningkatan ini biasanya diikuti dengan meningkatnya permintaan ayam hidup di pasar.
“Biasanya sepuluh hari jelang Natal itu pasti ramai pembeli,” ujarnya.
Untuk memenuhi kebutuhan pasar jelang Natal dan Tahun Baru, para pedagang ayam hidup di Pasar Youtefa mengandalkan pasokan dari wilayah sekitar Arso, Kabupaten Keerom, serta dari sejumlah peternak ayam lokal di Kota Jayapura. Hingga kini, ketersediaan stok dinilai masih cukup memadai.
“Stok ayam masih aman karena kami ambil dari Arso dan juga dari peternak di Jayapura. Selama pasokan lancar, harga juga bisa tetap stabil,” tutur Dedi.
Para pedagang berharap distribusi ayam hidup tetap berjalan normal hingga mendekati hari raya. Dengan pasokan yang terjaga, mereka optimistis harga ayam hidup di Pasar Youtefa dapat tetap terkendali hingga perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang.
“Kami harap pasokan tetap lancar supaya harga tidak naik dan pembeli juga tidak terbebani,” pungkasnya.
