
Kenaikan Harga Bahan Pokok dan Sayur-Mayur di Pasar Cibinong Jelang Natal
Menjelang perayaan Natal dan momen hari raya akhir tahun, sejumlah harga bahan pokok dan komoditas sayur-mayur di Pasar Cibinong mengalami kenaikan. Kondisi ini mulai dirasakan baik oleh pedagang maupun masyarakat yang berbelanja kebutuhan harian.
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan cukup signifikan antara lain bawang putih yang sebelumnya berada di kisaran Rp30 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp31 ribu per kilogram. Kenaikan lebih tajam terjadi pada komoditas cabai. Cabai hijau biasa yang semula dijual Rp20–23 ribu per kilogram kini melonjak hingga Rp40 ribu per kilogram.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Sementara itu, cabai merah keriting mengalami kenaikan dari Rp47 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram. Cabai rawit hijau naik dari Rp53 ribu ke Rp60 ribu per kilogram, sedangkan cabai rawit merah yang sebelumnya Rp72 ribu kini menyentuh harga Rp80 ribu per kilogram. Tak hanya sayuran, harga daging ayam boiler juga ikut terkerek, dari Rp38 ribu menjadi Rp42 ribu per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada telur ayam, dari Rp29 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram.
Penyebab Kenaikan Harga
Menanggapi kondisi tersebut, Aldino dari PD Pasar Cibinong menjelaskan bahwa kenaikan harga ini dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.
“Memasuki momen Natal dan hari raya, aktivitas belanja di pasar induk memang sudah tinggi. Antusias masyarakat meningkat, sehingga berdampak pada naiknya harga beberapa komoditas, baik bahan pokok maupun sayur-mayur,” ujarnya, pada Rabu, 17 Desember 2025.
Ia menambahkan, pihak pengelola pasar terus melakukan pemantauan agar kenaikan harga tetap terkendali dan pasokan barang tidak mengalami kelangkaan.
Pandangan Pedagang
Hal senada disampaikan Aldi, pedagang sayur-mayur di Pasar Cibinong. Menurutnya, lonjakan harga cabai menjadi yang paling dirasakan oleh pedagang dan pembeli.
“Yang paling terasa itu cabai. Hampir semua jenis naik, terutama cabai rawit dan cabai merah. Pembeli masih ada, tapi sebagian mulai mengurangi jumlah belanja,” kata Aldi.
Harapan Pedagang dan Masyarakat
Meski demikian, para pedagang berharap kenaikan harga ini bersifat sementara dan dapat kembali stabil setelah momen hari raya berlalu, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan roda perekonomian pasar tradisional terus berjalan.
Tren Harga Komoditas di Pasar Cibinong
Beberapa komoditas utama yang mengalami kenaikan harga:
- Bawang putih: dari Rp30 ribu menjadi Rp31 ribu per kilogram
- Cabai hijau: dari Rp20–23 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram
- Cabai merah keriting: dari Rp47 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram
- Cabai rawit hijau: dari Rp53 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram
- Cabai rawit merah: dari Rp72 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram
- Daging ayam boiler: dari Rp38 ribu menjadi Rp42 ribu per kilogram
- Telur ayam: dari Rp29 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram
Upaya Pengelola Pasar
Pengelola pasar Cibinong terus memantau situasi harga dan pasokan barang. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan barang tetap lancar dan harga tetap terkendali. Selain itu, mereka juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti distributor dan petani untuk memastikan pasokan tidak terganggu.
Dengan adanya peningkatan permintaan, para pedagang dan pengelola pasar berharap masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan tanpa harus terlalu khawatir dengan kenaikan harga. Mereka juga berharap kondisi ini tidak berlangsung lama dan akan kembali normal setelah momen hari raya berlalu.